Viral Gen Z Nikah Gratis di KJRI Jepang, Kelar Akad Langsung Asyik Kulineran Bareng!

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Kisah pasangan Gen Z yang memilih nikah gratis di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jepang, lalu melanjutkan aktivitas kulineran menjadi perhatian warganet.

Pasangan Gen Z yang menjadi sorotan ini adalah Nadel dan Budi. Keduanya memutuskan melangsungkan akad nikah gratis di Jepang pada 27 Agustus 2026, setelah menjalani hubungan jarak jauh selama sembilan bulan.

Sebelum melangsungkan nikah gratis, mereka memulai perkenalan melalui pesan langsung atau DM di media sosial. Menariknya, Nadel dan Budi ternyata pernah bersekolah di tempat yang sama dan menjadi kakak kelas, tetapi sebelumnya tidak saling mengenal.

Setelah menjalani hubungan, keduanya sepakat untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Keputusan menikah di Jepang juga mendapat persetujuan dari keluarga mereka di Indonesia.

Salah satu hal yang menarik perhatian dari kisah pernikahan Nadel dan Budi adalah pilihan lokasi akad nikah. Mereka melangsungkan prosesi di KJRI Osaka, Jepang, dengan biaya akad yang disebut mencapai 0 Yen atau Rp0.

Sebelum melaksanakan pernikahan, Nadel menjelaskan bahwa mereka terlebih dahulu mengurus dokumen pernikahan dari KUA di Indonesia. Dokumen tersebut kemudian dikirimkan ke Jepang, sebelum pasangan ini melengkapi dokumen susulan yang diperlukan.

Keluarga besar dan teman dekat yang berada di Indonesia tetap dapat mengikuti momen pernikahan melalui acara virtual menggunakan Zoom. Menurut Nadel, kedua orang tua memberikan izin untuk melangsungkan pernikahan di Jepang.

Meskipun akad nikah di KJRI Osaka disebut tidak dipungut biaya, pasangan ini tetap mengeluarkan dana untuk kebutuhan busana, dokumentasi, makan bersama, dan acara virtual dengan keluarga.

Setelah melangsungkan akad nikah, Nadel dan Budi tidak langsung menggelar resepsi besar. Mereka justru melanjutkan aktivitas dengan berjalan-jalan santai di Osaka dan menikmati waktu bersama.

Pasangan ini juga makan malam bersama teman serta saudara terdekat yang tinggal di Jepang. Momen tersebut menjadi bagian dari perayaan pernikahan mereka dengan suasana yang lebih sederhana.

Kisah pasangan Gen Z ini memperlihatkan bagaimana mereka memilih menggabungkan momen pernikahan dengan pengalaman menikmati waktu bersama di Jepang.

Nadel mengungkapkan bahwa dirinya dan Budi memiliki pandangan yang sama mengenai penggunaan anggaran pernikahan. Keduanya lebih mengutamakan persiapan kehidupan setelah menikah daripada mengalokasikan dana besar untuk resepsi yang hanya berlangsung satu hari.

Menurut Nadel, anggaran resepsi mereka lebih diprioritaskan untuk tabungan dan investasi. Pertimbangan tersebut menjadi salah satu alasan pasangan ini memilih konsep pernikahan yang sederhana di Jepang.

“Budget untuk resepsi kami lebih mementingkan untuk ditabung dan investasi, karena kami berpikir kehidupan setelah menikah jauh lebih penting untuk dipikirkan ketimbang resepsi yang hanya satu hari saja,” ujar Nadel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist