Meringankan Beban, Menyalakan Harapan: 40 Becak Listrik Bantuan Presiden untuk Pejuang Nafkah di Kota Sukabumi

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menaiki becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. (Foto:Ist)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Bagi para penarik becak, setiap kayuhan pedal adalah bagian dari perjuangan mencari nafkah.

Di tengah tenaga yang kian terbatas dan jalanan Kota Sukabumi yang tak selalu datar, kehadiran becak listrik diharapkan menjadi angin segar untuk meringankan pekerjaan sekaligus membuka peluang meningkatkan pendapatan.

Harapan itu hadir melalui bantuan 40 unit becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Serah terima bantuan tersebut dihadiri Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, didampingi Wakil Wali Kota Bobby Maulana, di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Minggu (18/10/2026).

Bantuan ini bukan sekadar penambahan armada transportasi. Lebih dari itu, becak listrik diharapkan menjadi bentuk kepedulian terhadap para penarik becak yang selama ini menggantungkan penghasilan dari tenaga dan waktu mereka di jalanan.

Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, penggunaan becak listrik dapat memberikan kenyamanan lebih bagi penarik becak maupun penumpang.

Selain tidak bising, becak listrik dinilai sesuai dengan kondisi geografis Kota Sukabumi yang memiliki sejumlah ruas jalan menanjak.

Dengan dukungan tenaga listrik, para penarik becak diharapkan dapat menjalankan aktivitasnya dengan lebih mudah.

Di sisi lain, kehadiran becak listrik juga berpotensi memperluas fungsi becak sebagai sarana transportasi masyarakat.

Kendaraan ini dapat menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana kota sekaligus mengunjungi berbagai destinasi di Sukabumi.

Potensi tersebut membuka peluang baru bagi para penarik becak. Selain melayani kebutuhan transportasi sehari-hari, mereka juga berkesempatan menjadi bagian dari aktivitas pariwisata lokal.

Namun, manfaat bantuan ini tentu tidak berhenti pada proses serah terima. Hal terpenting adalah bagaimana 40 unit becak listrik tersebut dapat digunakan secara optimal dan benar-benar memberikan dampak bagi kehidupan para penerimanya.

Pemanfaatan yang tepat, disertai perawatan kendaraan dan pengelolaan yang baik, diharapkan membuat bantuan ini mampu mendukung keberlangsungan usaha para penarik becak dalam jangka panjang.

Pemerintah Kota Sukabumi pun berharap bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjawab persoalan sosial melalui kolaborasi berbagai pihak.

Sinergi antara pemerintah, yayasan, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi penting agar bantuan sosial tidak hanya menghadirkan manfaat sesaat, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

Bagi para penarik becak, 40 unit kendaraan listrik itu membawa harapan sederhana, tetapi berarti: bekerja dengan lebih ringan, memiliki peluang penghasilan yang lebih baik, dan tetap bertahan di tengah perubahan zaman.

Pada akhirnya, keberhasilan bantuan ini bukan semata-mata diukur dari jumlah becak yang diserahkan, melainkan dari seberapa besar manfaatnya dirasakan oleh mereka yang setiap hari berjuang mencari nafkah di jalanan Kota Sukabumi.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist