Hergun Tinjau Pelaksanaan MBG di SDN Mangkalaya, Soroti Distribusi dan Kualitas Gizi

Anggota DPR RI Heri Gunawan diwawancarai sejumlah wartawan usai memantau penyaluran MBG di SDN 1 Mangkalaya Sukabumi. (Foto:Her)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID — Anggota Komisi II DPR RI, Heri Gunawan, meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Mangkalaya, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Senin (4/5/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan monitoring untuk memastikan program berjalan sesuai standar, baik dari sisi kualitas gizi, kelayakan konsumsi, maupun ketepatan distribusi kepada siswa sebagai penerima manfaat.

Dalam peninjauan itu, Heri Gunawan memantau langsung proses distribusi makanan serta berinteraksi dengan siswa dan pihak sekolah. Ia menegaskan pentingnya pengawasan menyeluruh terhadap setiap tahapan pelaksanaan program.

“Kami ingin memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik, mulai dari pengadaan bahan, proses memasak, hingga distribusi kepada penerima manfaat,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Kota dan Kabupaten Sukabumi, ia menilai pelaksanaan program MBG di sekolah dengan jumlah penerima lebih dari 600 siswa memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga kualitas makanan dan ketepatan waktu distribusi.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ia menyebut pelaksanaan program oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berjalan cukup baik.

“Secara umum gizinya terpenuhi, pelayanan cukup baik, dan distribusi dilakukan tepat waktu,” katanya.

Meski demikian, ia mencatat sejumlah hal yang perlu menjadi evaluasi, di antaranya terkait mekanisme distribusi makanan.

Uji coba sistem prasmanan dinilai menimbulkan antrean cukup panjang, terutama pada pagi hari.Untuk itu, ia mendorong adanya perbaikan skema distribusi agar lebih efektif dan nyaman bagi siswa.

Selain itu, muncul usulan agar tenaga pendidik turut mendapatkan menu tambahan, mengingat aktivitas mereka dimulai sejak pagi hari.

Heri juga menyoroti pentingnya penentuan titik dapur oleh Badan Gizi Nasional (BGN) agar jangkauan layanan tetap merata, khususnya di wilayah Kabupaten Sukabumi yang memiliki cakupan geografis luas.

“Kewenangan penetapan lokasi dapur berada di BGN, namun kami akan terus melakukan pengawasan di lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Tidar Biru Sejahtera, Muhammad Sayyid Agil, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran legislator menjadi bentuk perhatian terhadap pelaksanaan program di lapangan.

“Kunjungan ini menjadi evaluasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen menjaga kualitas makanan, ketepatan distribusi, serta melakukan inovasi menu agar program MBG dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. (Her)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist