BRANDA.CO.ID – Mengolah daging kurban agar empuk dan tidak alot menjadi tantangan bagi banyak orang saat Iduladha. Jika salah teknik, daging sapi maupun kambing bisa terasa keras meski dimasak lama.
Salah satu penyebab utama daging kurban alot adalah teknik pemotongan dan proses memasak yang kurang tepat. Karena itu, penting memahami cara mengolah daging sejak awal sebelum dimasak menjadi sate, gulai, tongseng, hingga rendang.
Ahli gizi dari Universitas Indonesia, Wahyu Kurnia, menyarankan agar daging kurban dipotong melawan arah serat. Teknik ini membantu memutus jaringan serat otot sehingga daging lebih mudah dikunyah setelah matang.
Daging yang dipotong searah serat biasanya tetap terasa keras meski sudah dimasak dalam waktu lama. Karena itu, teknik memotong menjadi langkah penting sebelum proses memasak dimulai.
Gunakan Daun Pepaya atau Nanas
Bahan alami seperti daun pepaya dan nanas juga bisa dimanfaatkan untuk mengempukkan daging. Daun pepaya mengandung enzim papain yang membantu melunakkan jaringan daging. Caranya cukup membungkus daging menggunakan daun pepaya selama 5 hingga 10 menit sebelum dimasak.
Sementara itu, nanas dan kiwi mengandung enzim alami yang mampu melarutkan protein pada daging. Buah dapat dihaluskan lalu dilumurkan ke permukaan daging sekitar satu jam sebelum dimasak. Setelah itu, daging dibilas agar rasa asam tidak terlalu kuat.
Lumuri Garam Sebelum Dimasak
Cara lain agar daging kurban tidak alot adalah melumuri permukaannya dengan garam. Ahli gizi menyarankan penggunaan setengah hingga satu sendok teh garam pada setiap sisi daging, kemudian didiamkan selama sekitar satu jam.
Setelah proses tersebut, sisa garam dibilas dan daging dikeringkan sebelum dimasak. Teknik ini membantu membuat tekstur lebih empuk sekaligus memberikan rasa gurih alami.
Hindari Memasak dengan Api Terlalu Besar
Dosen Gizi Universitas Airlangga, Lailatul Muniroh, menjelaskan bahwa penggunaan api terlalu besar justru membuat bagian luar daging cepat matang sementara bagian dalamnya masih keras.
Karena itu, daging sebaiknya dimasak menggunakan api sedang agar panas merata hingga ke bagian dalam. Teknik ini juga membantu menjaga kandungan nutrisi pada daging tetap baik.

