Lengkap! Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2026, Niat, dan Keutamaannya

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Puasa Tasua dan Asyura merupakan dua puasa sunnah yang sangat dianjurkan dalam bulan Muharram. Keduanya dikerjakan pada tanggal 9 dan 10 Muharram dan memiliki keutamaan besar bagi umat Islam, termasuk penghapusan dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya.

Pada tahun 2026, berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang dirilis Kementerian Agama RI, umat Islam dapat kembali melaksanakan Puasa Tasua dan Asyura ini sebagai bentuk amalan sunnah yang penuh keutamaan.

Berdasarkan kalender Hijriah 1448 H, Puasa Tasua (9 Muharram 1448 H) jatuh pada Rabu, 24 Juni 2026. Sedangkan Puasa Asyura (10 Muharram 1448 H) pada Kamis, 25 Juni 2026.

Dua hari ini menjadi momen penting bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT di bulan Muharram, yang dikenal sebagai salah satu bulan mulia dalam Islam.

Pengertian Puasa Tasua dan Asyura

Puasa Tasua adalah puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 9 Muharram, sedangkan puasa Asyura dilaksanakan pada 10 Muharram.

Puasa Tasua dianjurkan untuk menyertai puasa Asyura sebagai bentuk penyelisihan terhadap kebiasaan kaum Yahudi dan sebagai penyempurna ibadah puasa di bulan Muharram. Sementara itu, puasa Asyura merupakan amalan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Niat Kedua Puasa Tersebut

Niat Puasa Tasua (9 Muharram)

نَوَيْتُ صَوْمَ تَسُوْعَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma tasu’aa-i sunnatan lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Saya berniat puasa sunnah Tasua karena Allah Ta’ala.”

Niat Puasa Asyura (10 Muharram)

نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُوْرَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma ‘aasyuuraa-a sunnatan lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Saya berniat puasa sunnah Asyura karena Allah Ta’ala.”

Niat puasa ini dapat dibaca pada malam hari atau sebelum waktu zawal selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.

Keutamaan Kedua Ibadah Sunnah Tersebut

Puasa Asyura memiliki keutamaan besar dalam Islam. Dalam hadis sahih, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa puasa Asyura dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya.

Selain itu, puasa ini dianjurkan sebagai bentuk penyempurna puasa Asyura sekaligus mengikuti sunnah Rasulullah SAW yang ingin menambahkan puasa di hari kesembilan Muharram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist