Wali Kota Sukabumi Buka Kegiatan “Ayeuna Waktuna”, Dorong Optimalisasi AI untuk Peningkatan Kinerja

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menghadiri sekaligus membuka kegiatan “Ayeuna Waktuna: Optimalisasi Penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk Peningkatan Kinerja, Pelayanan Publik, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD)” yang berlangsung di Opproom Setda Kota Sukabumi, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Asisten Administrasi Umum, Ketua TKPP, para Kepala SKPD, camat dan lurah se-Kota Sukabumi, serta pimpinan BLUD dan BUMD.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Sukabumi dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pemerintahan guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa perkembangan teknologi, khususnya AI, tidak boleh dihindari, melainkan harus diadaptasi dan dimanfaatkan secara maksimal.

Menurutnya, Kota Sukabumi harus memiliki visi yang besar dan berani bersaing dengan kota-kota maju di tingkat global.

Ia menyampaikan bahwa berbagai capaian pembangunan yang berhasil diraih saat ini merupakan hasil dari keberanian untuk berinovasi dan mengikuti perkembangan zaman.

Oleh karena itu, seluruh aparatur pemerintah dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital.

H. Ayep Zaki juga menekankan pentingnya perubahan pola kerja birokrasi yang lebih efektif, produktif, dan berorientasi pada hasil.

Pemanfaatan AI dinilai dapat membantu percepatan pengambilan keputusan, meningkatkan akurasi perencanaan, memperkuat pengawasan, hingga mendukung transparansi dalam pengelolaan anggaran dan pelayanan publik.

Selain itu, penggunaan teknologi digital diharapkan mampu mendukung peningkatan PAD melalui pengelolaan data yang lebih akurat, efisien, dan terintegrasi.

Ia mengingatkan seluruh perangkat daerah agar aktif memanfaatkan media sosial dan teknologi sebagai sarana komunikasi publik serta promosi berbagai program pembangunan daerah

Menutup arahannya, Wali Kota meminta seluruh peserta pelatihan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pekerjaan sehari-hari.

Lanjutnya, keberhasilan transformasi digital tidak ditentukan oleh banyaknya teori yang dipelajari, melainkan oleh sejauh mana teknologi tersebut diterapkan secara nyata dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat

Ia menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah, mulai dari kepala SKPD, pejabat struktural, camat, hingga lurah wajib memanfaatkan AI sebagai alat bantu kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist