BRANDA.CO.ID — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Mas’udiyah bekerja sama dengan Pegadaian Syariah Kota Sukabumi menggelar kegiatan Kuliah Praktisi bertema “Penguatan Literasi dan Praktik Ekonomi Syariah melalui Kemitraan Strategis dengan Pegadaian Syariah” di Kampus STAI Al-Mas’udiyah, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara tatap muka tersebut menjadi wadah penguatan sinergi antara dunia akademik dan industri keuangan syariah dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi syariah yang berkelanjutan.
Ketua Pelaksana kegiatan, Hadiat, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis kepada mahasiswa terkait implementasi ekonomi syariah di dunia industri.
“Kuliah praktisi ini diharapkan mampu menghubungkan wawasan akademik dengan praktik nyata di lapangan, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengetahui penerapan ekonomi syariah secara langsung,” ujarnya.
Acara dibuka pada pukul 10.00 WIB oleh Master of Ceremony (MC) dengan suasana yang berlangsung khidmat dan tertib. Dalam sambutannya, Ketua STAI Al-Mas’udiyah menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama strategis bersama Pegadaian Syariah Kota Sukabumi.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang ekonomi dan keuangan syariah.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Pegadaian Syariah Kota Sukabumi menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung peningkatan literasi keuangan syariah di kalangan mahasiswa dan masyarakat.
“Kami siap menjadi mitra akademik yang produktif dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah, khususnya di Sukabumi,” katanya.
Pada sesi inti, peserta mendapatkan materi mengenai visi dan strategi Pegadaian Syariah dalam mendukung ekosistem ekonomi syariah nasional. Selain itu, dipaparkan pula berbagai produk dan layanan unggulan Pegadaian Syariah beserta peluang pengembangannya.
Mahasiswa terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan. Hal itu terlihat dalam sesi sharing session yang berlangsung interaktif.
Para peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait penerapan prinsip syariah dalam operasional Pegadaian, peluang karier di industri keuangan syariah, hingga mekanisme produk berbasis akad syariah.
Hadiat menambahkan, antusiasme peserta menjadi indikator tingginya minat generasi muda terhadap perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja dan mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah,” tambahnya.***

