BRANDA.CO.ID – Hari Kemanusiaan Sedunia yang diperingati setiap 19 Agustus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada masyarakat yang tengah menghadapi bencana, konflik, kemiskinan maupun berbagai persoalan sosial.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, Dessy Susilawaty, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Kemanusiaan Sedunia sebagai pengingat bahwa kepedulian dan solidaritas merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik.
Menurut Dessy, nilai-nilai kemanusiaan tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan seremonial, tetapi harus hadir dalam tindakan nyata di tengah masyarakat.
“Hari Kemanusiaan Sedunia menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali menguatkan rasa kepedulian terhadap sesama. Kemanusiaan bukan hanya tentang membantu ketika terjadi bencana, tetapi bagaimana kita hadir, mendengarkan dan memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Dessy.
Ia menilai semangat gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia harus terus dipertahankan. Terlebih, berbagai persoalan sosial dan bencana yang terjadi membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Dessy juga mengapresiasi para relawan, tenaga kemanusiaan, organisasi sosial serta masyarakat yang secara sukarela membantu warga yang membutuhkan. Menurutnya, keberadaan mereka memiliki peran penting dalam memberikan bantuan sekaligus membangun kembali semangat para korban untuk bangkit.
“Kita harus terus menumbuhkan empati dan solidaritas. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, jika dilakukan dengan ketulusan dan bersama-sama, tentu akan memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.
Sebagai wakil rakyat, Dessy menegaskan bahwa kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan juga harus menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan, sehingga pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Ia berharap momentum Hari Kemanusiaan Sedunia dapat mendorong generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan sosial dan tidak bersikap apatis terhadap persoalan yang terjadi di sekitarnya.
“Mari kita jadikan semangat kemanusiaan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Saling membantu, menghargai perbedaan dan hadir bagi masyarakat yang membutuhkan adalah bentuk nyata dari kemanusiaan,” pungkasnya. (***)

