BRANDA.CO.ID – Xiaomi 18 Ultra dikabarkan ditunda dan bahkan disebut batal masuk dalam jajaran flagship terbaru Xiaomi. Kabar tersebut muncul dari tipster Kartikey Singh melalui platform X pada 19 Agustus 2026.
Jika informasi Xiaomi 18 Ultra itu benar, seri Xiaomi 18 kemungkinan hanya akan terdiri dari Xiaomi 18, Xiaomi 18 Pro, dan Xiaomi 18 Pro Max. Sementara posisi model tertinggi disebut bakal ditempati Xiaomi 18 Pro Max. Namun, hingga kini Xiaomi belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kabar tersebut.
Dalam unggahannya, Kartikey Singh menyebut Xiaomi telah membatalkan rencana untuk menghadirkan model 18 Ultra. Meski begitu, keputusan tersebut disebut kemungkinan hanya bersifat sementara.
Artinya, bukan tidak mungkin Xiaomi kembali menggunakan nama Ultra pada generasi berikutnya. Xiaomi 19 Ultra bahkan diperkirakan berpotensi hadir pada akhir 2027 atau awal 2028.
Kabar mengenai penghentian atau penundaan pengembangan Xiaomi 18 Ultra sebenarnya sudah muncul sebelumnya. Pada akhir Mei 2026, Singh juga sempat menyebut pengembangan perangkat tersebut dihentikan sementara. Informasi tersebut tetap berstatus rumor karena belum dikonfirmasi Xiaomi.
Harga Komponen Memori Diduga Jadi Penyebab
Salah satu faktor yang disebut berkaitan dengan perubahan strategi Xiaomi adalah meningkatnya harga komponen memori.
Harga DRAM dan NAND dilaporkan mengalami kenaikan seiring meningkatnya permintaan dari industri kecerdasan buatan atau AI. Kondisi tersebut membuat biaya produksi smartphone dengan spesifikasi kelas Ultra ikut berpotensi meningkat.
Kenaikan biaya komponen dapat membuat produsen harus mempertimbangkan kembali strategi produk dan harga jual. Untuk perangkat flagship dengan spesifikasi tinggi, perubahan harga komponen bisa menjadi pertimbangan penting agar harga perangkat tetap dapat diterima pasar.
Oppo dan Vivo Disebut Mengambil Langkah Serupa
Rumor mengenai Xiaomi 18 Ultra ini juga dikaitkan dengan strategi produsen smartphone China lainnya.
Oppo dan Vivo disebut berpotensi tidak meluncurkan model Ultra generasi berikutnya secara global. Oppo Find X10 Ultra dan Vivo X500 Ultra, misalnya, dikabarkan berpotensi hanya dipasarkan di China ketika meluncur pada paruh pertama 2027.
Hal ini berbeda dengan generasi sebelumnya, ketika Oppo Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra disebut mendapatkan pemasaran di pasar global.
Jika rumor tersebut benar, produsen smartphone bisa semakin mengandalkan model seperti Pro Max sebagai varian tertinggi, sementara perangkat dengan embel-embel Ultra menjadi lebih terbatas.
Xiaomi 19 Ultra Berpotensi Kembali
Meski Xiaomi 18 Ultra dikabarkan tidak dilanjutkan, nama Ultra belum tentu benar-benar hilang dari lini flagship Xiaomi.
Xiaomi 19 Ultra disebut berpotensi menjadi penerus yang kembali membawa nama Ultra. Perangkat tersebut diperkirakan meluncur pada akhir 2027 atau awal 2028, ketika harga sejumlah komponen smartphone diperkirakan sudah lebih stabil.
Namun, semua informasi tersebut masih berupa rumor dan spekulasi. Belum ada pernyataan resmi dari Xiaomi mengenai pembatalan Xiaomi 18 Ultra, susunan final Xiaomi 18 Series, maupun rencana Xiaomi 19 Ultra.

