Dessy Susilawaty Dorong Warga Tertib Pajak, Layanan Digital Samsat Jadi Solusi

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Dessy Susilawaty, mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Ajakan tersebut disampaikan menyusul masih tingginya jumlah kendaraan yang masuk kategori Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) di Jawa Barat.

Menurut Dessy, kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan fasilitas publik, perbaikan infrastruktur, hingga berbagai program pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, Dessy meminta masyarakat tidak menunda pembayaran pajak kendaraan, terlebih saat ini berbagai layanan Samsat telah memanfaatkan teknologi digital untuk memberikan kemudahan kepada wajib pajak.

“Angka kendaraan penunggak pajak atau KTMDU ini harus kita tekan bersama. Saya mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital yang sudah disiapkan pemerintah. Sekarang sudah ada aplikasi dan layanan online, sehingga warga yang sibuk maupun yang berada di daerah pelosok tetap bisa membayar pajak dengan lebih mudah,” ujar Dessy, Jumat (18/9/2026).

Ia menilai, perkembangan teknologi seharusnya dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban administrasi kendaraan secara lebih cepat dan praktis.

Dessy juga mengajak masyarakat, khususnya warga Cirebon, untuk lebih melek teknologi dan memanfaatkan berbagai layanan digital yang tersedia di Samsat.

“Kita harus melek teknologi. Layanan Samsat sekarang sudah hadir dalam genggaman melalui berbagai layanan digital. Ayo warga Cirebon, mari kita tertib administrasi. Kalau prosesnya sudah dibuat mudah dan cepat, mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Dessy berharap peningkatan kemudahan layanan tersebut dapat diikuti dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan tepat waktu, sehingga jumlah kendaraan berstatus KTMDU di Jawa Barat dapat terus ditekan.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist