Ujicoba Menu Prasmanan Makan Bergizi Gratis di SDN Babakan 1 Sukabumi Berjalan Sukses, Sekolah Berharap Terus Berlanjut

SPPG Mangkalaya resmi meluncurkan pilot project atau proyek percontohan sistem penyajian makanan dengan menu prasmanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Ist
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – SPPG Mangkalaya resmi meluncurkan pilot project atau proyek percontohan sistem penyajian makanan dengan menu prasmanan untuk MBG.

Ujicoba perdana ini dilaksanakan di SD Negeri Babakan 1 Sukabumi dengan menyasar 347 siswa sebagai penerima manfaat, Selasa (13/10/2026).

PIC SPPG Mangkalaya, Arya Maulana, menjelaskan, inovasi sistem prasmanan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Kepala Badan Gizi Nasional. Ujicoba ini difokuskan untuk memantau seluruh proses alur distribusi secara menyeluruh.

“Sekarang SPPG Mangkalaya mencoba melaksanakan pilot project menu prasmanan. Kami sedang menguji dan mengevaluasi dari mulai tahapan penyajian, kebersihan, hingga keamanan pangan sampai ke tangan siswa selaku penerima manfaat. Hasil evaluasi hari ini akan menentukan kelancaran program prasmanan ke depannya,” ujar Arya.

Untuk menyajikan makanan yang segar dan hangat, tim SPPG Mangkalaya telah memulai persiapan super awal.

Proses persiapan bahan dimulai sejak pukul 22.00 WIB malam sebelumnya, dilanjutkan dengan proses memasak pada pukul 01.00 WIB dini hari, dan pemorsian pada pukul 05.00 WIB pagi sebelum langsung diantarkan ke sekolah dalam kondisi hangat.

Dalam ujicoba kali ini, menu spesial bergizi tinggi disajikan langsung ke piring para siswa. Menunya terdiri dari semur daging sapi, tempe sebagai sumber protein, sayur-mayur segar, buah lengkeng, serta tambahan susu yang didukung oleh pihak yayasan sekolah.

Kepala SDN Babakan 1 Sukabumi, Erni Rusmayani, menyambut sangat baik inovasi sistem prasmanan ini. Menurutnya, penyajian dengan cara prasmanan membuat makanan jauh lebih segar, higienis, dan efektif menekan angka kemubaziran makanan di kalangan siswa.

“Kalau disajikan seperti ini, lauk-pauknya hangat semua dan lebih segar. Anak-anak yang tadinya malas makan jadi bersemangat untuk makan bersama. Dari pihak sekolah tentu sangat setuju dan ingin program model prasmanan ini terus berlanjut karena ini bagian dari tugas bersama mencerdaskan dan menyehatkan generasi penerus bangsa,” ungkap Erni.

Meski diakuinya sistem ini memberikan tantangan tersendis dan tenaga ekstra bagi para petugas SPPG yang harus melayani ratusan anak satu per satu di tempat, Erni menilai cara ini jauh lebih efektif dibanding menggunakan wadah omprengan biasa.

Pihak SPPG Mangkalaya menegaskan bahwa jika hasil evaluasi dari proyek percontohan ini menunjukkan respon yang konsisten dan dampak positif yang luas pada anak-anak, maka sistem prasmanan ini dipastikan akan terus dilanjutkan dan dikembangkan ke depannya.(Her).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist