Majelis Talim Aparatur Disdukcapil Kabupaten Sukabumi Perkuat Adab Dan Keimanan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Dalam rangka meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membentuk aparatur yang berakhlak mulia, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi kembali menggelar kegiatan rutin Majelis Ta’lim Aparatur yang berlangsung khidmat, Kegiatan ini menghadirkan mubalig, Ust. Ahmad Dedi Mulyadi, S.IP., S.Pd.I., yang menyampaikan tausiyah tentang pentingnya mensyukuri nikmat Allah, menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari, serta mengamalkan ilmu agama sebagai landasan dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.

Dalam tausiyahnya, Ust. Yus Ahmad Winarya, M.Si., menegaskan bahwa adab dan akhlak merupakan pondasi utama sebelum ilmu. Menurutnya, ilmu akan menjadi cahaya apabila disertai sikap rendah hati, penghormatan kepada sesama, serta kemampuan menjaga lisan dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan kerja. Pesan tersebut selaras dengan firman Allah SWT:

“Dan katakanlah: Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.” (QS. Thaha: 114)

Beliau menjelaskan bahwa menuntut ilmu bukan sekadar memperbanyak pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter yang santun, jujur, dan amanah. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi aparatur dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik yang profesional dan berintegritas.

Pembahasan berikutnya mengangkat pentingnya tahsin Al-Qur’an, khususnya memahami makharijul huruf agar bacaan sesuai dengan kaidah yang benar. Ust. Ahmad Dedi Mulyadi menerangkan bahwa perbedaan pengucapan satu huruf dapat mengubah makna suatu ayat, sehingga setiap muslim dianjurkan terus belajar dan memperbaiki bacaannya sepanjang hayat.

Beliau juga mengutip hadis Rasulullah SAW tentang keutamaan membaca Al-Qur’an:

“Barang siapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.” (HR. At-Tirmidzi)

Hadis tersebut menjadi motivasi bagi aparatur untuk senantiasa membiasakan tilawah Al-Qur’an dengan bacaan yang baik dan benar sebagai bagian dari peningkatan kualitas ibadah.

Selain adab dan tahsin, materi kajian membahas secara praktis fikih shalat jamak dan qashar bagi seorang musafir. Ust. Yus Ahmad Winarya, M.Si., menjelaskan bahwa rukhsah (keringanan) dalam syariat diberikan sebagai bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, namun pelaksanaannya tetap memiliki syarat dan ketentuan yang harus dipahami dengan benar. Penjelasan tersebut diharapkan memberikan pemahaman yang aplikatif bagi aparatur yang kerap melaksanakan perjalanan dinas. Pasted text.txt

“Maka tidaklah menjadi dosa bagimu mengqashar shalat apabila kamu bepergian di muka bumi.” (QS. An-Nisa: 101)

Dalam kesempatan yang sama, mubalig mengajak seluruh peserta untuk senantiasa mensyukuri nikmat Allah, termasuk nikmat kesehatan, keluarga, pekerjaan, dan kesempatan mengabdi kepada masyarakat. Rasa syukur, menurut beliau, diwujudkan melalui peningkatan ibadah, menjaga amanah, dan memberikan manfaat bagi orang lain.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, penyampaian rangkuman materi oleh moderator, serta pembacaan Surah Al-‘Ashr dan doa bersama. Moderator menegaskan bahwa inti kajian hari itu meliputi tiga pokok pembinaan, yaitu penguatan adab dan akhlak, perbaikan bacaan Al-Qur’an melalui tahsin, serta pemahaman fikih shalat jamak dan qashar sesuai tuntunan syariat.

Melalui Majelis Ta’lim Aparatur, Disdukcapil Kabupaten Sukabumi berkomitmen membangun budaya kerja yang religius, berintegritas, dan humanis. Diharapkan nilai-nilai yang diperoleh dalam kajian ini dapat tercermin dalam sikap dan pelayanan aparatur, sehingga setiap layanan administrasi kependudukan menjadi wujud pengabdian yang profesional sekaligus bernilai ibadah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist