BRANDA.CO.ID – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menghadiri Jambore PKK Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2026 dengan tema “Gerak PKK, Keluarga Sejahtera, Sukabumi Sehat” di Kota Sukabumi, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Kepala DP2KBP3A, para camat, serta kader TP PKK se-Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Ayep Zaki menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan keluarga menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah.
Menurutnya, dua persoalan yang perlu segera ditangani adalah pendidikan dan pengangguran. Berdasarkan data yang dimilikinya, masih terdapat warga Kota Sukabumi yang belum menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah, sementara jumlah pengangguran usia produktif juga masih cukup tinggi.
Kondisi tersebut dinilai menjadi persoalan sosial yang harus ditangani secara serius dan terpadu.
Wali Kota menyampaikan, pemerintah akan mendorong penyelesaian persoalan pendidikan melalui program pendidikan kesetaraan seperti Paket A, B, dan C serta PKBM.
Sementara untuk mengatasi pengangguran, salah satu langkah yang didorong adalah peningkatan penempatan tenaga kerja, termasuk melalui program Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Ia menilai, penyelesaian pendidikan dan pengangguran akan memberikan dampak berantai terhadap penurunan kemiskinan, stunting, rumah tidak layak huni, serta berbagai persoalan sosial lainnya.
H. Ayep Zaki mengajak TP PKK, camat, lurah, dan seluruh perangkat daerah untuk memiliki komitmen yang sama dalam mendukung program tersebut.
Ia menargetkan penanganan persoalan pendidikan dan pengangguran dilakukan secara berkelanjutan hingga 2035 sebagai bagian dari upaya mewujudkan Sukabumi Emas.
“Pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga harus diwujudkan melalui kerja nyata. Mari kita kompak menyelesaikan persoalan pendidikan dan pengangguran demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

