Bikin Netizen Ngilu, Tren Cara Hilangkan Kutil Diikat Benang Ternyata Berbahaya!

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Cara hilangkan kutil menggunakan benang tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Metode ini terlihat sederhana karena benjolan kulit diikat menggunakan benang hingga aliran darah ke jaringan tersebut terhambat, kemudian jaringan diharapkan mengering dan terlepas dengan sendirinya.

Meski demikian, cara hilangkan kutil dengan benang tidak selalu aman dilakukan sendiri di rumah. Ada sejumlah risiko yang perlu diperhatikan, mulai dari infeksi, nyeri, perdarahan hingga kemungkinan salah mengenali jenis benjolan pada kulit.

Dalam dunia medis, cara hilangkan kutil dengan tindakan mengikat jaringan untuk menghentikan atau menghambat aliran darah dikenal sebagai ligasi. Ketika suplai darah ke jaringan terhambat, jaringan tersebut dapat mengalami kematian atau nekrosis, kemudian mengering dan terlepas.

Namun, mekanisme tersebut tidak berarti bahwa mengikat benjolan kulit menggunakan benang biasa merupakan cara yang aman untuk dilakukan tanpa pemeriksaan dokter. Jenis benjolan yang muncul pada kulit juga perlu dipastikan terlebih dahulu.

Ada beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan sebelum mencoba cara menghilangkan kutil menggunakan benang.

1. Bisa Menyebabkan Infeksi

Pengikatan yang menyebabkan luka dapat membuka jalan bagi bakteri untuk masuk ke kulit. Risiko tersebut semakin besar apabila benang, tangan, atau area kulit tidak berada dalam kondisi bersih.

Infeksi pada kulit dapat ditandai dengan kemerahan, pembengkakan, nyeri hingga keluarnya nanah.

2. Menimbulkan Nyeri dan Perdarahan

Mengikat benjolan terlalu kencang dapat menyebabkan rasa sakit. Apabila jaringan mengalami luka atau kerusakan kulit, perdarahan juga dapat terjadi.

Karena itu, metode ini sebaiknya tidak dilakukan sembarangan, terutama ketika jenis benjolan belum diketahui secara pasti.

3. Benjolan Belum Tentu Kutil

Hal penting lainnya adalah tidak semua benjolan kecil pada kulit merupakan kutil. Benjolan tersebut bisa berupa skin tag atau daging tumbuh, tahi lalat, maupun kondisi kulit lainnya.

Beberapa perubahan pada kulit bahkan memerlukan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada kondisi yang lebih serius. Karena itu, benjolan yang belum jelas diagnosisnya sebaiknya tidak diikat, dipotong, atau dicabut sendiri.

4. Kutil Bisa Muncul Kembali

Mengikat benjolan juga tidak menjamin seluruh jaringan yang bermasalah berhasil dihilangkan. Pada kutil kulit yang berkaitan dengan infeksi human papillomavirus (HPV), pengangkatan jaringan yang terlihat tidak selalu berarti virus telah sepenuhnya teratasi.

Akibatnya, kutil dapat tetap bertahan atau muncul kembali setelah penanganan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist