BRANDA.CO.ID – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) akan membagikan dividen interim 2026, sebesar Rp300 miliar kepada para pemegang saham. Dividen tersebut setara dengan Rp10 per saham.
Rencana pembagian dividen interim Sido Muncul ini disampaikan melalui keterbukaan informasi pada Jumat, 23 Oktober 2026. Keputusan tersebut merupakan keputusan direksi yang telah memperoleh persetujuan dari dewan komisaris pada 21 Oktober 2026.
Pembagian dividen interim Sido Muncul menjadi perhatian investor, karena perusahaan membagikan total Rp300 miliar atau Rp10 untuk setiap saham.
Corporate Secretary SIDO, Budiyanto, menyampaikan bahwa pembagian dividen tersebut merupakan keputusan direksi yang telah mendapatkan persetujuan dari dewan komisaris.
“Pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026 sesuai dengan keputusan direksi yang telah disetujui oleh dewan komisaris pada 21 Oktober 2026,” tulis Corporate Secretary SIDO, Budiyanto.
Dividen interim ini merupakan pembagian dividen yang dilakukan sebelum berakhirnya tahun buku 2026. Dengan demikian, pemegang saham yang memenuhi ketentuan berhak mendapatkan pembagian dividen sesuai jadwal yang telah ditetapkan perusahaan.
Jadwal Dividen Interim SIDO 2026
Investor perlu memperhatikan sejumlah tanggal penting agar tidak kehilangan hak atas dividen Sido Muncul. Berikut jadwal lengkap pembagian dividen interim SIDO 2026:
Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 2 November 2026.
Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 3 November 2026.
Cum dividen di pasar tunai: 4 November 2026.
Recording date atau tanggal daftar pemegang saham yang berhak: 4 November 2026.
Ex dividen di pasar tunai: 5 November 2026.
Pembayaran dividen tunai: 20 November 2026.
Jadwal tersebut penting diperhatikan oleh investor yang ingin memperoleh hak atas dividen interim SIDO. Investor perlu memastikan kepemilikan saham sesuai dengan ketentuan dan tanggal yang telah ditetapkan perusahaan.
Kinerja Keuangan SIDO hingga Juni 2026
Keputusan Sido Muncul membagikan dividen interim juga didukung oleh kinerja keuangan perusahaan hingga Juni 2026. SIDO mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp333,65 miliar hingga Juni 2026.
Selain laba bersih tersebut, SIDO memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp1,14 triliun. Sementara itu, total ekuitas perusahaan pada periode yang sama tercatat mencapai Rp2,99 triliun.
Dividend Yield SIDO Mencapai 2,89 Persen
Harga saham SIDO pada penutupan perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026, berada di level Rp346 per saham. Dengan besaran dividen interim Rp10 per saham, indikasi dividend yield SIDO tercatat sekitar 2,89 persen berdasarkan harga saham tersebut.
Pembagian dividen interim ini menjadi salah satu informasi penting bagi investor yang mengikuti saham SIDO, terutama mereka yang mempertimbangkan potensi pendapatan dari dividen.
Kapan Dividen SIDO Cair?
Berdasarkan jadwal yang diumumkan perusahaan, dividen interim Sido Muncul akan dibayarkan pada 20 November 2026.
Sementara itu, tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak atau recording date ditetapkan pada 4 November 2026. Investor yang ingin mendapatkan dividen perlu memperhatikan tanggal cum dividen sesuai pasar perdagangan sahamnya.
Dengan pembagian dividen interim sebesar Rp300 miliar, Sido Muncul menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembagian hasil kepada pemegang saham. Namun, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan kondisi perusahaan, kinerja saham, serta faktor pasar lainnya.

