Lapas Cianjur Jalin Silaturahmi dengan PWI, Perkuat Kemitraan Lintas Lembaga

Foto bersama : Silaturahmi PWI dan Lapas Klas IIB B Cianjur memperkuat sinergitas antar lembaga. (Foto:Ist)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Suasana hangat dan akrab terasa saat jajaran Lapas Kelas IIB Cianjur bersilaturahmi dengan pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur, Selasa (17/6/2025) malam.

Pertemuan ini jadi ajang ngobrol santai sekaligus memperkuat kerja sama antar lembaga.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Cianjur, Nidal Muamar Fadillah, mengaku senang bisa bertemu langsung dengan para wartawan Cianjur.

Baru beberapa pekan bertugas di Lapas Cianjur setelah pindah dari Kalimantan Utara, Nidal langsung ingin menjalin hubungan baik dengan media.

“Alhamdulillah, kami bisa bersilaturahmi dengan teman-teman PWI yang merupakan bagian penting dari dunia informasi. Terima kasih sudah meluangkan waktu,” ucap Nidal, didampingi dua koleganya, Bekti Utomo Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban dan Dani Diyaulhaq Kasi Binadik.

Nidal bilang, Lapas Cianjur terbuka untuk berkolaborasi dengan siapa pun, termasuk insan pers.

Menurutnya, media punya peran besar dalam membangun citra positif dan menyampaikan informasi seputar pembinaan di lapas.

“Lapas Cianjur ini jadi salah satu percontohan nasional dalam pembinaan warga binaan lewat pendekatan agama, salah satunya lewat Pesantren At-Taubah. Tapi tentu ada juga banyak pola pembinaan lainnya yang sedang berjalan,” tambahnya.

Tak hanya itu, Nidal juga mengungkapkan kebahagiaannya bisa kembali bertugas di kampung halaman.

“Cianjur ini tempat lahir saya, jadi rasanya kayak pulang kampung. Apalagi, PWI juga nggak asing buat saya. Kakek saya dulu pernah jadi Ketua PWI Cianjur,” ungkapnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Ketua PWI Cianjur, M. Ikhsan, menyambut baik ajakan silaturahmi dari Lapas. Menurutnya, ini bukti bahwa Lapas Cianjur menghargai peran wartawan dan membuka ruang untuk kerja sama.

“Senang sekali bisa ngobrol langsung dengan jajaran Lapas. Ini bentuk apresiasi bagi kami, karena ditempatkan sebagai mitra. Semoga bisa terus terjalin ke depan,” kata Ikhsan.

Ia juga menyebut ada peluang kolaborasi ke depan, khususnya lewat program Journalist Hub yang baru saja diluncurkan PWI.

Program ini bisa jadi wadah pelatihan menulis bagi warga binaan atau santri di lapas.

“Siapa bilang nulis itu cuma buat wartawan? Warga binaan bisa kok bikin tulisan, artikel, bahkan buku. Yang penting mereka punya semangat dan diarahkan dengan baik,” tuturnya.

Silaturahmi ini diakhiri dengan makan malam bersama dan obrolan ringan penuh keakraban. Harapannya, ini bukan pertemuan pertama dan terakhir, tapi awal dari banyak kerja sama positif ke depannya. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist