BRANDA.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara nasional pada Senin, 21 Juli 2025.
Kegiatan nasional ini diikuti oleh seluruh daerah, termasuk Kota Sukabumi yang menggelar peluncuran daring di Ruang Pertemuan Setda Kota Sukabumi.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki menyampaikan komitmen penuh Pemerintah Kota Sukabumi dalam mendukung program strategis nasional berbasis ekonomi kerakyatan tersebut.
Ayep mengungkapkan bahwa di Kota Sukabumi sendiri telah terbentuk 33 Koperasi Merah Putih yang seluruhnya sudah berjalan aktif.
“Alhamdulillah, KMP di Kota Sukabumi 100 persen sudah beroperasi dan mencatat omzet setiap bulannya. Saat ini, komoditas yang dijual masih dua jenis, yaitu beras dan minyak goreng,” ujar Ayep.
Ia menegaskan bahwa pembangunan ekonomi ke depan harus berbasis koperasi demi menciptakan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
“Saya mengapresiasi bahwa yang dibangun ke depan adalah ekonomi kerakyatan berbasis koperasi. Kita akan wujudkan arahan Presiden, bagaimana Kota Sukabumi mengimplementasikan program strategis nasional ini,” tambahnya.
Wali Kota juga menyatakan siap mengawal langsung jalannya program KMP di Sukabumi. Menurutnya, visi-misi Pemerintah Kota Sukabumi sejalan dengan Presiden, yakni menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat, termasuk kemiskinan dan kelaparan.
“Kita belum merdeka kalau masih ada masyarakat yang lapar. Ini sejalan dengan apa yang selalu saya gaungkan yakni meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi kepentingan rakyat,” ucapnya.
Dalam upaya konkret mendukung program ini, Pemerintah Kota Sukabumi mengalokasikan dana hibah sebesar Rp 20 juta untuk setiap KMP. Tak hanya itu, Ayep menyebut bahwa pada tahun 2026 mendatang, akan dianggarkan kembali dana hibah sebesar Rp 200 juta per KMP.
“Hibah ini merupakan bentuk dukungan Pemkot terhadap keberhasilan KMP dan bagian dari janji politik saya sebelum dilantik, yakni menghadirkan dana abadi untuk masyarakat. Dana abadi ini akan disalurkan melalui KMP sebagai wadah pemberdayaan ekonomi warga,” pungkasnya. (Her)

