Milad MUI Kota Sukabumi ke-50 Dibanjiri Kado-Kado Istimewa dan Semangat Persatuan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Momentum perayaan Milad ke-50 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi menjadi istimewa, tidak hanya karena usia emas yang dicapai, tetapi juga karena banjirnya hadiah-hadiah berharga berupa komitmen bersama, bantuan nyata, dan semangat persatuan lintas agama.

Acara yang digelar di Gedung Puski, Kota Sukabumi, pada Sabtu (26/7/2025) ini turut dihadiri oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Ketua MUI KH Ahmad Nawawi Sadili, serta tokoh-tokoh lintas agama dan ormas Islam se-Kota Sukabumi.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyampaikan, Milad ke-50 ini bukan hanya menjadi perayaan simbolis, tetapi juga momentum penting dalam memperkuat persatuan antar umat Islam maupun lintas agama.

“Hari ini adalah momentum persatuan umat Islam dan juga umat lintas agama – Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu, dan penghayat kepercayaan. Semuanya menandatangani fakta integritas kebersamaan,” ujar Ayep.

Ia menegaskan bahwa iklim politik di Kota Sukabumi membutuhkan kolaborasi dan harmonisasi, bukan hanya antar umat beragama tetapi juga antara eksekutif dan legislatif.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Harus bersama-sama dengan 35 anggota DPRD. Kita buktikan mulai hari ini bagaimana harmonisasi antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat dapat membawa Sukabumi lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menyampaikan apresiasinya terhadap simbol persatuan yang ditampilkan dalam acara ini. Ia menyebut MUI sebagai poros pemersatu dalam keberagaman.

“Simbol yang tadi ditampilkan luar biasa. Seluruh ormas Islam dipersatukan. Harapannya MUI tetap menjadi pelopor pemersatu umat, khususnya di Kota Sukabumi,” ucap Bobby.

Ketua MUI Kota Sukabumi, KH Ahmad Nawawi Sadili, menyampaikan, Milad kali ini mengusung misi utama membina ukhuwah dan kerukunan, baik antar umat Islam maupun lintas agama.

“Intinya kita ingin semua rukun, damai, saling menghargai dan menghormati. Rangkaian acara hari ini adalah bentuk nyata persatuan itu,” ujarnya.

KH Nawawi juga menyebutkan bahwa MUI Kota Sukabumi memberikan tiga kado istimewa dalam Milad kali ini:

Deklarasi Kerukunan: Pernyataan sikap bersama lintas agama dan tokoh masyarakat untuk menjaga kerukunan dan saling menghormati.

Bantuan BPJS Kesehatan: Sebanyak 100 ulama di Kota Sukabumi yang belum memiliki BPJS Kesehatan diberikan bantuan secara gratis.

Cendera Mata untuk Pemkot: Sebuah kaligrafi bertema ukhuwah dan kerukunan hasil karya Ustaz dari Lemka diberikan sebagai simbol sinergi antara ulama dan pemerintah.

Tak hanya itu, Wali Kota Ayep Zaki juga menyerahkan operasional Gedung Puski sepenuhnya kepada MUI, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peran strategis MUI dalam menjaga harmonisasi di Kota Sukabumi.

“Semoga pengurus MUI terus bersinergi. Mari kita saling menguatkan dan memberi nasihat. Jangan melihat kekurangan, tapi mari saling melengkapi,” tutur KH Nawawi.

Ia juga mengingatkan agar gesekan-gesekan antar umat yang terjadi di daerah lain tidak sampai merembet ke Sukabumi.

“Kita jaga bersama Kota Sukabumi agar tetap aman, rukun, dan damai,” pungkasnya. (Her)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist