Desa Bojongsawah Sukabumi Jadi Percontohan Nasional Koperasi Merah Putih, Bagian dari 80 Ribu Koperasi yang Akan Diluncurkan Serentak

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

 

BRANDA.CO.ID — Pemerintah melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kementerian Koperasi dan UKM, resmi memulai pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari program nasional penguatan ekonomi desa.

Di Kabupaten Sukabumi, Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, ditunjuk sebagai salah satu lokasi percontohan nasional (pilot project).Peletakan batu pertama pembangunan fisik gerai pergudangan dan fasilitas pendukung koperasi dilaksanakan, di Kampung Awi Lega, RT 02 RW 10, Jumat (17/10/2025).

Proyek ini merupakan implementasi dari instruksi Panglima TNI yang bekerja sama dengan PT Agrinas, dalam rangka membentuk 80.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia, yang akan diluncurkan serentak pada 31 Januari 2026.

Komandan Kodim 0607 Kota Sukabumi, Letkol Czi Indra Gunawan, menjelaskan bahwa Kodim 0607 mendapat tugas menentukan tujuh titik pembangunan koperasi di wilayah Kodam III/Siliwangi, dan Desa Bojongsawah menjadi salah satu lokasi percontohan.

“Ini adalah proyek rule model dari tujuh titik yang kami pilih. Di sini akan dibangun koperasi dengan luas lahan 1.000 meter persegi dan bangunan seluas 20 x 30 meter. Harapannya menjadi pusat kegiatan ekonomi desa yang mandiri dan produktif,” ungkap Letkol Indra.

Menurutnya, program ini adalah bentuk konkret arahan dari Panglima TNI untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari akar rumput, yaitu desa. Dalam video konferensi sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM juga menegaskan bahwa koperasi adalah “soko guru ekonomi” yang menjadi tumpuan pembangunan ekonomi kerakyatan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat mendukung penuh program Bapak Presiden ini. Sistemnya karya bakti — dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” tegasnya.

Kepala Desa Bojongsawah, Mahmud Faisal, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat dan Kodim 0607 atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai pilot project nasional.

“Tentunya ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk menjalankan amanah ini sebaik-baiknya. Kami pastikan pembangunan koperasi ini berjalan sesuai harapan Presiden dan program Koperasi Desa Merah Putih Nasional,” ujar Mahmud.

Ia menekankan, kehadiran koperasi ini tidak akan berbenturan dengan BUMDes, melainkan menjadi mitra strategis dalam pengembangan ekonomi desa.

“Koperasi dan BUMDes bisa saling mendukung, saling menguatkan. Tujuannya sama — agar kesejahteraan masyarakat desa lebih cepat dirasakan dan merata,” tandasnya. (Her)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist