4 Bukan Syuting di Indonesia, Lisa BLACKPINK Sudah Dapat Izin

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Proses syuting film internasional yang dibintangi idol K‑pop Lisa BLACKPINK, resmi berjalan di Indonesia setelah memperoleh izin dari pihak kepolisian Republik Indonesia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa produksi film Lisa BLACKPINK berjudul Extraction: Tygo telah mendapatkan persetujuan resmi dari Mabes Polri, karena melibatkan warga negara asing dan beberapa wilayah hukum kepolisian di Tanah Air.

“Perizinan (film Lisa BLACKPINK) dari Mabes Polri karena melibatkan WNA dan dua provinsi, yakni wilayah hukum Polda Metro Jaya dan Polda Jabar,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.

Perizinan syuting tersebut mencakup wilayah hukum Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat, sehingga pengambilan gambar dapat dilaksanakan secara sah sejak awal Desember 2025.

Rencana produksi mencatat bahwa proses syuting akan berlangsung selama kurang lebih empat bulan, yakni dari 8 Desember 2025 hingga 30 Maret 2026.

Film Extraction: Tygo ini sendiri merupakan proyek berskala besar, dengan pemeran utama yang tidak hanya Lisa BLACKPINK, tetapi juga aktor Korea Selatan ternama Ma Dong‑seok. Kehadiran mereka di Indonesia menarik perhatian publik, karena aktivitas syuting menyentuh sejumlah kawasan strategis dan bersejarah.

Sejumlah lokasi di Jakarta dan sekitarnya ditetapkan sebagai titik pengambilan gambar, termasuk kawasan Kota Tua Jakarta, Kastil Batavia, Gedung CTC, Jembatan Baru, Muara Baru, Cikini Hospital, serta kawasan di Bekasi dan Depok.

Karena itu, pihak kepolisian dan instansi terkait melakukan pengaturan lalu lintas dan pengamanan, untuk memastikan kelancaran produksi tanpa mengabaikan keselamatan warga sekitar.

Kegiatan syuting ini juga sempat berdampak pada aktivitas publik, seperti penutupan sementara sejumlah ruas jalan dan rekayasa lalu lintas di kawasan Kota Tua Jakarta Barat, untuk mendukung proses pengambilan gambar.

Meski demikian, otoritas setempat berupaya meminimalkan gangguan bagi masyarakat sekaligus menyambut pilihan Indonesia sebagai lokasi produksi film internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist