Wagub Jabar Erwan Setiawan Dorong Terciptanya Pariwisata Berkelanjutan

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan menghadiri acara West Java Travel Heritage (WJTH) 2026 di Saung Angklung Udjo, Jalan Padasuka No. 118, Pasirlayung, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Foto: HUMAS JABAR
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan berharap pengembangan sektor pariwisata di Jawa Barat dilakukan dengan menerapkan prinsip berkelanjutan (suistainable tourism).

Pengembangan pariwisata berkelanjutan tidak hanya fokus mengejar angka kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan.

Hal itu diungkapkan Erwan pada acara West Java Travel Heritage (WJTH) 2026 yang mengangkat tema “Dengan Harmoni Budaya dan Alam Kita Bangkitkan Pariwisata Jawa Barat”, di Saung Angklung Udjo, Jalan Padasuka No. 118, Pasirlayung, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026).

Erwan menuturkan, kondisi alam harus dijaga karena merupakan daya tarik wisata. Sebab, jika alam rusak potensi wisata akan hilang dan bencana pun terjadi.

“Jangan sampai kita mengorbankan alam demi kunjungan wisata. Apabila alam rusak, tidak ada yang kita wariskan untuk anak cucu kedepan,” kata Erwan.

Lanjut Erwan, beberapa hal bisa diterapkan untuk menciptakan pariwisata berkelanjutan, misalnya menentukan batas maksimal pembangunan di lokasi wisata alam.

“Jangan demi wisatawan semua dibabat, akhirnya berpotensi terjadi bencana,” ucap Erwan.

Ia pun menyerukan kepada seluruh pemangku kepentingan pariwisata untuk saling mengingatkan dan menjaga alam. Kolaborasi antara budaya, alam, dan manusia harus terus berjalan beriringan.

Selain keindahan alam, Jawa Barat juga menyimpan potensi budaya, kuliner dan sejarah yang bisa menjadi daya tarik pariwisata. Erwan mengajak berbagai pihak untuk tidak menyia-nyiakan potensi tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Insan Pariwisata Indonesia (IPI), I Gede Susila Wisnawa, menyebut pihaknya siap berkolaborasi dengan berbagai pihak guna mendorong kemajuan sektor wisata.

“Kita saat ini ada di 11 Provinsi, DPD, pada acara ini bisa saling bertukar informasi, dan saling dukung sehingga ada benefit yang didapat,” ungkap dia.

Pimpinan dan Direktur Urama Saung Angklung Udjo (SAU), Taufik Hidayat Udjo, sebagai salah satu entitas budaya yang juga erat kaitannya dengan aspek atraksi dalam sektor wisata, turut menyambut baik kolaborasi antarpelaku pariwisata.

“Lewat kolaborasi hulu-hilir sektor wisata akan terbentuk ekosistem. Intinya mari kita bersinergi agar tercipta kolaborasi yang baik,” tutupnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist