BRANDA.CO.ID – Suasana kebersamaan terasa hangat dalam gelaran Ojol Sukabumi Ngahiji 2026 yang dirangkaikan dengan agenda halalbihalal di Gedung Juang, Selasa (28/04/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang temu bagi ratusan hingga ribuan pengemudi ojek online dari berbagai komunitas di Kota Sukabumi.
Dengan semangat persaudaraan, para peserta berkumpul untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas antar sesama pengemudi yang selama ini menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo, Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi Iskandar Ifhan, perwakilan Organda, serta para pengemudi ojol dari beragam komunitas.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu menjaga kebersamaan dan kekompakan para pengemudi ojol di Sukabumi. Ini menjadi kekuatan penting dalam menciptakan suasana kerja yang kondusif,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya keselamatan dalam bekerja serta menjaga hubungan yang harmonis antar sesama.
“Saya berharap para pengemudi tetap berhati-hati di jalan dan menghindari potensi konflik. Solidaritas yang sudah terbangun harus terus dijaga,” tambahnya.
Pemerintah, lanjutnya, turut mengapresiasi peran ojol yang kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.
“Peran ojol sangat besar dalam membantu aktivitas warga, baik dalam pengantaran barang maupun mobilitas sehari-hari,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Hendra Mulyadi menyampaikan, kegiatan ini menjadi wadah pemersatu seluruh komunitas ojol di Sukabumi tanpa memandang latar belakang.
“Kegiatan ini kami harapkan bisa menjadi titik temu semua komunitas ojol agar semakin solid dan saling mendukung,” ungkap Hendra.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami juga ingin bersama-sama menjaga kamtibmas agar lingkungan kerja para pengemudi tetap aman dan nyaman,” jelasnya.
Sekitar 1.000 peserta tercatat ambil bagian, baik dari komunitas maupun pengemudi independen. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antar pengemudi ojek online semakin solid, sekaligus mampu memberikan kontribusi positif dalam menciptakan sistem transportasi yang tertib, aman, dan harmonis di Kota Sukabumi. (Her)

