BRANDA.CO.ID — Aksi Gen Z nikah viral, setelah mereka membagikan momen pernikahan yang terbilang unik. Pasalnya, usai mengucap janji suci di KUA, keduanya langsung kulineran santai di pinggir jalan dengan tetap mengenakan gaun dan jas pengantin.
Momen unik Gen Z nikah ini pertama kali mencuri perhatian netizen lewat unggahan @layarkisahnya, yang bertindak sebagai wedding content creator. Unggahan tersebut dengan cepat mendulang popularitas, hingga ditonton lebih dari 647 ribu kali dan menuai berbagai tanggapan positif dari warganet.
Dalam video yang beredar, pasangan Gen Z nikah ini menggelar prosesi akad nikah di KUA pada pukul 09.00 WIB. Tampil serasi dengan busana pengantin bernuansa putih dan jas formal, suasana syahdu serta haru terpancar saat ijab kabul berlangsung.
Namun, keunikan acara dimulai tepat setelah prosesi resmi selesai. Pada pukul 10.00 WIB, tanpa berganti pakaian, pasangan ini memilih untuk melipir dan menikmati sarapan hangat Lentog Tanjung, kuliner khas Kudus, di warung pinggir jalan.
Tampak sang pengantin wanita tetap mengenakan gaun pernikahan, lengkap dengan ukiran henna di tangannya saat menikmati makanan bersama sang suami.
“Orang tua punya rencana, Kita gen Z tetap yang punya acara. Gen Z said: pagi rabi setelahnya mlipir nyarap dulu,” tulis akun @layarkisahnya dalam keterangan video yang diunggahnya.
Pengantin wanita dalam video viral tersebut diketahui bernama Ika Marlinda Ardiana (24) atau yang akrab disapa Linda. Ia membulatkan tekad untuk membina rumah tangga bersama pasangannya, Rizqi Rindra (28), pada 19 Mei 2026.
Linda mengungkapkan bahwa ide konsep pernikahan yang serba simpel dan ramah kantong ini murni berasal dari pemikirannya sendiri.
“Untuk idenya pure dari aku, karena aku maunya nikahnya hemat, nggak ribet, cepat selesai, dan sah,” tutur Linda saat dikonfirmasi oleh detikcom (Wolipop).
Meski kedua orang tua merestui keputusan mereka, Linda mengaku pilihannya sempat mendapat tantangan dari lingkungan keluarga besar.
“Kalau orang tua fine ya, tapi keluarga besar ada kontra karena akan menimbulkan gunjingan tetangga, apalagi gak semua tetangga diundang (hanya samping rumah kanan kiri),” jelasnya.
Namun, Linda dan suami tetap teguh pada pendirian untuk fokus pada masa depan pernikahan mereka dibandingkan menuruti gengsi sosial.
Salah satu poin utama yang disorot publik adalah efisiensi anggaran yang mereka capai. Linda membagikan rincian pengeluaran pernikahannya sebagai berikut:
– Biaya Nikah KUA: Rp 0 (Gratis karena dilaksanakan di KUA pada jam kerja).
– Busana & Make Up: Rp 6.500.000.
– Tamu Undangan Acara Makan: Sekitar 100 orang (terdiri dari keluarga, tetangga dekat samping rumah, dan sahabat).
Saat ditanya mengenai alokasi dana dari sisa anggaran nikah yang berhasil dihemat, Linda memberikan jawaban lugas dan menohok:
“Untuk hidup tenang tanpa hutang.”
Ia juga memberikan pesan inspiratif bagi para calon pengantin muda yang sedang menyiapkan pernikahan agar tidak terbebani oleh ekspektasi publik.
“Jangan gengsi mau nikah di KUA, yang penting nggak hutang dan nggak ngerepotin orang,” tutup Linda.

