BRANDA.CO.ID – Plt Bupati Cianjur TB Mulyana Syahrudin menerima kunjunga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sekaligus membuka rapat koordinasi pemberantasan korupsi terintegrasi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur di Aula Gedung Baperida Cianjur, Selasa (19/11/2024).
Kegiatan ini para kepala OPD, dan camat se-Kabupaten Cianjur. Fokus pembahasan adalah pencapaian Monitoring Center for Prevention (MCP), di mana Cianjur tahun lalu berada di peringkat kesembilan di Jawa Barat.
Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK, Brigjen Pol Bachtiar Ujang Purnama, menyampaikan apresiasi atas skor MCP Kabupaten Cianjur yang mencapai 87 pada tahun 2023. Namun, ia menargetkan peningkatan skor menjadi 90 pada tahun 2024.
“Saya mengapresiasi skor 87 yang dicapai Pemkab Cianjur, tetapi saya berharap pada 2024 skor MCP bisa mencapai 90. Ini menunjukkan keseriusan dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan dan mencegah korupsi,” ujar Bachtiar kepada wartawan.
Menurut Brigjen Bachtiar, MCP menjadi alat evaluasi nasional yang mencakup berbagai aspek, seperti perencanaan dan penganggaran, manajemen ASN, pengadaan barang dan jasa, serta optimalisasi pendapatan daerah.
Brigjen Bachtiar menegaskan, bahwa pentingnya langkah konkret untuk meningkatkan kualitas tata kelola.
“Cianjur saat ini berada di skor rata-rata untuk Jawa Barat. Namun, skor 90 akan menjadi indikator ideal yang mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam mencegah korupsi,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Bupati Cianjur TB Mulyana Syahrudin menyatakan, komitmennya untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan sesuai arahan KPK.
“Kedatangan KPK memberikan masukan penting terkait langkah-langkah yang harus ditempuh untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan,” ujarnya.
Ia menegaskan, bahwa Pemkab Cianjur akan terus berdiskusi dan merekomendasikan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan progres MCP.
“Upaya perbaikan ini akan menjadi komitmen bersama seluruh jajaran Pemkab Cianjur. Semoga ke depan tata kelola pemerintahan semakin baik dan hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.***

