BRANDA.CO.ID – Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Cianjur melaunching program Kepala Dusun Keliling (Dusling) yang merupakan sayap yang bersentuhan langsung kepada masayarakat di Desanya masing-masing.
Kepala Bidang Pemungutan PBB-2P Samudra Wira Purnama mengatakan, Pihaknya telah memperkenalkan inovasi Dusling di Dua Desa di Kecamatan Cipanas dan Campaka pada Rabu dan Kamis 13-14 November 2024.
“Kami terus mengembangkan inovasi sebagai infrastruktur pelayanan pajak untuk memudahkan masyarakat melalui Kadus di desa maaing-masing,” Ujar Samudra.
Samudra menjelaskan, diakhir tahun 2024 ini baru melaksanakan sosialisasi dan perkenalan program Dusling yang nantinya akan efektif ditahun 2025 nanti secara bertahap.
“Nantinya para Kadus akan dibekali mesin Electronic Data Capture (EDC) oleh Bank peresepsi atau yang bermitra dengan Bapenda Cianjur, jadi nanti masyarakat didaerah akan lebih mudah untuk membayar pajak mereka, nanti kan di struk pembayaran tercapture keterangan lengkap mengenai kuas tanah dan bangunan serta jumlah nominal pajak yang mereka bayarkan,” Ungkapnya.
Samudra menuturkan, inovasi ini bertujuan untuk mendekatkan akaes pelayanan pajak kepada masyarakat didaerah yang jauh dari lokasi chanel pembayaran.
“Kedepannya para Dusling ini bisa melakukan penyetoran pajak secara langsung yang terintegrasi ldengan kami dan pihak bank mitra sehingga para aparat desa tidak lagi menampung setoran pajak dari masyarakat yang sulit dijangkau. Selain itu, dari mesin EDC Dusling itu sebagai tanda bukti setoran yang sah,” Tuturnya.
Ia menjelaskan, Dusling merupakan pengembangan program Pepeling dan membuka jaringan untuk memperluas jangkauan yang terkoneksi langsung dengan pihak Ban. Nantinya tidak ada lagi uang tertampung di pihak desa.
“Inovasi pelayanan pajak khususnya PBB-P2 akan lebih efisien juga memangkas biaya operasional, terutama di Wilayah Cianjur selatan yang jauh jangakauannya dari Kantor Desa maupun Kecamatan, jika Dusling ini sudah menyeluruh saya rasa ini akan lebih mempercepat proses pemungutan secara administratif juga lebih teratur, ” katanya.***

