BRANDA.CO.ID – Kisah inspiratif datang dari Kecamatan Baros, Kota Sukabumi. Seorang pemuda bernama Muhamad Yusup Ajun S (32) berhasil melanjutkan sekaligus mengembangkan bisnis keluarga di bidang batu permata hingga menembus pasar internasional.
Usaha tersebut berawal dari sang ayah, Ajun Setiawan, yang telah menekuni bisnis batu permata sejak 1988. Pada masa itu, pasar yang disasar masih terbatas pada kolektor lokal dan dalam negeri.
Seiring perkembangan, pada 1999 Ajun Setiawan mulai merambah pasar ekspor ke China dan Taiwan. Namun, proses pemasaran masih dilakukan secara konvensional, yakni dengan bertemu langsung pembeli dan melakukan transaksi tatap muka.
Tongkat estafet usaha kemudian dilanjutkan oleh Yusup pada 2014. Di awal, ia masih mempertahankan metode tradisional. Hingga akhirnya, pada 2016, ia melihat peluang besar dari perkembangan teknologi digital.
Sejak saat itu, Yusup mulai beralih memanfaatkan platform online sebagai sarana pemasaran. Keputusan tersebut terbukti menjadi titik balik, karena mampu memperluas jangkauan pasar hingga ke berbagai negara.
“Prosesnya tentu tidak mudah. Dibutuhkan kerja keras, adaptasi, dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Dengan pengalaman yang diwarisi dari keluarga serta kemampuannya beradaptasi dengan zaman, Yusup kini menguasai bisnis batu permata secara lebih komprehensif.
Produk yang ditawarkan pun beragam, mulai dari bahan baku, batu dekorasi, kristal, mainan, perhiasan, hingga produk terapi (healing) berbasis batu alam.
Bahan baku tersebut diperoleh dari berbagai daerah di Indonesia yang dikenal kaya akan jenis batu alam berkualitas tinggi.
Kini, usaha yang dikelolanya telah memiliki 13 karyawan dan didukung oleh pabrik produksi sendiri. Di tempat tersebut, berbagai produk seperti dekorasi, perhiasan, hingga ukiran batu diproduksi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional.
Keberhasilan Yusup menjadi bukti bahwa kombinasi pengalaman, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital mampu membawa usaha lokal menembus pasar global.***

