Persaingan Kerja Makin Ketat, 1.685 Pencari Kerja Serbu Job Fair Sukabumi 2026

Lebih dari seribu pencari kerja memenuhi Job Fair Kota Sukabumi 2026 yang diselenggarakan di Kampus Politeknik Sukabumi, Sabtu (25/4/2026) . Foto: Ist
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID — Persaingan mendapatkan pekerjaan di Kota Sukabumi kian ketat. Hal ini terlihat dari membludaknya jumlah peserta dalam Job Fair Sukabumi 2026 yang mencapai 1.685 pencari kerja.

Tak hanya warga lokal, mayoritas peserta justru datang dari luar daerah. Sekitar 60 persen merupakan pencari kerja dari luar Kota Sukabumi, termasuk dari Kabupaten Sukabumi, sementara 40 persen lainnya merupakan warga kota.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, mengatakan tingginya animo ini menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.

“Ini menjadi peluang besar bagi masyarakat, baik dari Kota maupun Kabupaten Sukabumi, untuk mendapatkan pekerjaan, termasuk di perusahaan internasional,” ujarnya usai menghadiri kegiatan di Kampus Politeknik Sukabumi, Sabtu (25/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 20 perusahaan turut berpartisipasi, termasuk perusahaan dari luar negeri seperti Tiongkok yang bergerak di sektor manufaktur, permesinan, hingga konstruksi.

“Dalam kesempatan ini ada sekitar 45 bidang pekerjaan yang ditawarkan, sehingga para pencari kerja memiliki cukup banyak pilihan sesuai latar belakang pendidikan dan keahlian,” terang dia.

Meski demikian, tingginya jumlah peserta juga mencerminkan ketatnya persaingan kerja di Sukabumi. Saat ini, angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Sukabumi masih mencapai sekitar 15.240 orang atau 8,19 persen dari total angkatan kerja.

“Terkait berapa banyak yang langsung terserap kerja, kita masih menunggu laporan resmi dari perusahaan,” katanya.

Ke depan, kegiatan Job Fair direncanakan akan digelar secara rutin hingga empat kali dalam setahun, dengan pelaksanaan berikutnya dijadwalkan pada Juli mendatang.

Punjul juga mengimbau para lulusan baru, khususnya siswa kelas 3 SMA/SMK yang akan lulus pada Mei–Juni, agar memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah awal memasuki dunia kerja.

Di sisi lain, tingginya arus masuk penduduk ke Kota Sukabumi turut menjadi tantangan tersendiri. Pada 2025, tercatat sekitar 12.000 orang masuk ke wilayah ini, dan jumlahnya diperkirakan terus bertambah.

“Persaingan pasti semakin ketat. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing di dunia kerja,” pungkasnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist