BRANDA.CO.ID – Taman Nasional Alas Purwo menjadi salah satu kawasan hutan paling terkenal di Indonesia, karena keindahan alam sekaligus cerita mistis yang menyelimutinya.
Berlokasi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Alas Purwo dikenal sebagai kawasan konservasi dengan ekosistem lengkap, mulai dari savana, pantai, hingga hutan tropis alami. Namun di balik pesona alamnya, hutan ini juga identik dengan berbagai mitos yang dipercaya masyarakat.
Nama “Alas Purwo” berasal dari bahasa Jawa, yakni “alas” yang berarti hutan dan “purwo” yang berarti awal atau permulaan. Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, kawasan ini dipercaya sebagai tempat pertama kali terciptanya Pulau Jawa.
Selain dikenal mistis, kawasan ini sebenarnya merupakan taman nasional yang memiliki luas lebih dari 44 ribu hektare dan menjadi habitat berbagai satwa liar seperti banteng, rusa, merak hijau, hingga macan tutul Jawa.
Berikut Mitos Alas Purwo yang Masih Dipercaya
1. Tempat Berkumpulnya Bangsa Jin
Mitos paling terkenal tentang hutan ini, adalah anggapan bahwa kawasan ini merupakan kerajaan gaib atau tempat berkumpulnya bangsa jin. Banyak masyarakat percaya bahwa makhluk halus menghuni sejumlah titik di dalam hutan, termasuk gua, pantai, dan jalur tertentu.
Kepercayaan ini membuat tempat ini sering dikaitkan dengan aktivitas spiritual, ritual, hingga tempat mencari ilmu supranatural.
2. Pengunjung Bisa Tersesat dan Sulit Keluar
Cerita lain yang berkembang adalah siapa pun yang masuk ke tempat ini tanpa menjaga sikap, dipercaya dapat tersesat dan sulit menemukan jalan keluar. Sebagian masyarakat menghubungkan kejadian tersebut dengan gangguan makhluk gaib penghuni hutan.
Meski demikian, secara logis kawasan hutan yang luas dan lebat memang dapat membuat pengunjung kehilangan arah jika tidak memahami medan.
3. Larangan Menoleh Saat Mendengar Suara Misterius
Banyak kisah menyebutkan pengunjung pernah mendengar suara asing memanggil nama mereka saat berada di dalam hutan. Berdasarkan kepercayaan masyarakat setempat, suara tersebut tidak boleh direspons atau ditoleh karena dipercaya dapat membawa malapetaka.
4. Dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul
Sebagian masyarakat percaya bahwa hutan ini memiliki hubungan spiritual dengan sosok Nyi Roro Kidul. Beberapa lokasi seperti Pantai Pancur dan Gua Istana disebut sebagai tempat yang berkaitan dengan penguasa pantai selatan tersebut.
5. Tempat Bertapa dan Pesugihan
Hutan ini juga dikenal sebagai lokasi yang sering digunakan untuk bertapa atau semedi. Banyak orang datang dengan tujuan mencari ketenangan spiritual maupun kekuatan gaib tertentu.
Bahkan terdapat mitos mengenai keris pusaka peninggalan Majapahit bernama Sumelang Gandring, yang dipercaya dapat membawa keberuntungan bagi siapa saja yang menemukannya. Karena cerita tersebut, hutan ini sering dikaitkan dengan praktik pesugihan dan ritual mistis.
Walaupun dipenuhi berbagai cerita mistis, Alas Purwo sejatinya merupakan kawasan konservasi penting di Indonesia. Hutan ini memiliki kekayaan flora dan fauna yang sangat beragam serta menjadi destinasi wisata alam favorit di Banyuwangi.

