BRANDA.CO.ID – Kabar gembira datang dari Kerajaan Arab Saudi yang kembali mengundang sejumlah WNI untuk menunaikan ibadah haji gratis. Sebanyak 42 WNI resmi diberangkatkan sebagai bagian dari program undangan khusus Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.
Program haji gratis ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus pelayanan Arab Saudi kepada umat Islam dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Diketahui, 42 WNI diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah haji gratis. Pelepasan jemaah dilakukan di Jakarta pada Selasa malam, 19 Mei 2026, dan mereka dijadwalkan kembali ke Indonesia pada awal Juni 2026.
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, menjelaskan bahwa program ini merupakan instruksi langsung dari Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada umat Islam di seluruh dunia.
“Tentu Kerajaan Arab Saudi merasa terhormat dan merupakan suatu kewajiban bagi kami untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh umat Islam, termasuk jemaah haji,” kata Faisal Abdullah H. Amodi, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia.
Undangan haji gratis ini merupakan bagian dari program resmi Kerajaan Arab Saudi yang dikenal sebagai Program Tamu Penjaga Dua Masjid Suci untuk Haji, Umrah, dan Kunjungan.
Melalui program ini, Arab Saudi secara rutin mengundang tokoh, ulama, hingga warga dari berbagai negara untuk beribadah di Tanah Suci tanpa biaya.
Selain Indonesia, program serupa juga pernah diberikan kepada ribuan jemaah dari negara lain, termasuk Palestina dan berbagai negara muslim lainnya.
Acara pelepasan jemaah haji undangan Raja Salman ini turut dihadiri sejumlah pejabat Indonesia dan perwakilan negara sahabat. Kehadiran mereka menunjukkan kuatnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Arab Saudi, khususnya dalam bidang keagamaan.
Selain program undangan haji gratis, Arab Saudi juga terus meningkatkan layanan bagi jemaah internasional, termasuk sistem fast track imigrasi di beberapa bandara Indonesia seperti Soekarno-Hatta, Solo, dan Surabaya.
Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses keberangkatan dan kedatangan jemaah haji agar lebih nyaman dan efisien.

