BRANDA.CO.ID – Kisah seorang anak yatim berusia 7 tahun bernama Nabila Aisya Bella, menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial. Di usianya yang masih sangat belia, ia harus menjalani kehidupan seorang diri dan berjuang untuk bertahan hidup dengan cara berjualan daun pisang setiap hari.
Anak yatim ini diketahui tinggal sendiri di sebuah rumah bambu sederhana peninggalan orang tuanya. Kondisi rumah tersebut sudah tidak layak huni, bahkan terlihat lapuk dan berlubang. Bella pun menjalani hari-harinya tanpa pengasuhan orang tua, setelah sang ayah meninggal dunia dan ibunya pergi tanpa kabar.
Untuk menyambung hidup, anak yatim kelas 2 SD ini setiap hari berjalan kaki sejauh sekitar 5 kilometer untuk mencari dan menjual daun pisang. Dari hasil jualannya, Bella hanya memperoleh penghasilan sekitar Rp5 ribu per hari.
Meski hasilnya sangat minim, bella tetap menjalani aktivitas tersebut dengan penuh keteguhan. Bahkan ketika dagangannya tidak laku, ia tetap pulang dengan kondisi lelah dan sering kali hanya bisa makan sekali sehari.
Di tengah kondisi yang sangat sulit, Bella tetap berusaha melanjutkan pendidikan. Ia tetap pergi ke sekolah meskipun tanpa perlengkapan yang layak, seperti tanpa tas dan tanpa sepatu. Ia hanya menggunakan sandal sederhana serta satu buku tulis bekas pemberian orang lain.
Semangatnya untuk tetap belajar, menjadi salah satu hal yang paling menyentuh hati banyak orang yang mengetahui kisahnya.
Kisah perjuangan Bella pertama kali viral setelah dibagikan melalui media sosial. Setelah itu, banyak warganet yang merasa terharu dan menunjukkan simpati. Banyak yang menyatakan keinginan untuk membantu, baik melalui donasi maupun upaya memberikan kehidupan yang lebih layak bagi bocah tersebut.
“Kak aku mau mengadopsinya,” tulis netizen akun @rit*** di kolom komentar.
Selain itu, sejumlah komentar juga meminta pihak pemerintah daerah maupun lingkungan sekitar untuk segera turun tangan, membantu kondisi Bella yang memprihatinkan.
“Tolong RT RW RK bergerak, para tetangga bergerak. Enggak harus jadi pejabat, penguasa, untuk menolong sesama,” ujar akun @nay***.

