Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Layangkan 8 Poin Tuntutan Tegas

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Demo hari ini di Bundaran HI digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Selasa (18/8/2026). Aksi yang mengusung tema #MerebutKemerdekaan tersebut digelar sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Bukan sekadar ikut memperingati hari kemerdekaan, BEM UI menyebut, demo hari ini di Bundaran HI sebagai momentum untuk mempertanyakan kembali makna kemerdekaan yang dirasakan masyarakat. Mahasiswa menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari ekonomi, kebijakan pemerintah, agraria, hingga keterlibatan aparat di ruang sipil.

Ketua BEM UI Yatalathof Ma’shum Imawan mengatakan, demo hari ini di Bundaran HI dilakukan untuk menyuarakan pertanyaan, mengenai sejauh mana kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.

Menurut BEM UI, kemerdekaan bukan hanya soal seremoni tahunan, tetapi juga berkaitan dengan pemenuhan hak masyarakat dan kebebasan menyampaikan aspirasi.

Dalam aksi demo hari ini di Bundaran HI, BEM UI membawa delapan tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah. Berikut selengkapnya.

1. Hentikan Penjajahan Negara atas Rakyat Sendiri

Tuntutan pertama BEM UI adalah menghentikan apa yang mereka sebut sebagai penjajahan negara terhadap rakyat sendiri.

Poin ini menjadi bagian dari kritik mahasiswa terhadap sejumlah kebijakan negara yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan masyarakat.

2. Hentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme

BEM UI juga meminta pemerintah menghentikan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Pemberantasan KKN menjadi salah satu isu yang disoroti dalam aksi karena berkaitan dengan tata kelola pemerintahan dan kepentingan masyarakat.

3. Wujudkan Reforma Agraria Sejati

Persoalan agraria juga masuk dalam daftar tuntutan BEM UI.

Mahasiswa meminta pemerintah mewujudkan reforma agraria yang sejati, yang menurut tuntutan mereka diharapkan dapat memberikan perlindungan serta manfaat lebih besar bagi masyarakat.

4. Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM

Isu ekonomi menjadi tuntutan berikutnya. BEM UI meminta pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).

Tuntutan tersebut berkaitan dengan kondisi daya beli masyarakat dan biaya kebutuhan sehari-hari yang menjadi perhatian mahasiswa dalam aksi tersebut.

5. Evaluasi Total PSN serta Hentikan MBG dan KDMP

BEM UI turut menyoroti sejumlah program pemerintah.

Mereka menuntut adanya evaluasi total terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN). Selain itu, BEM UI meminta pemerintah menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Kedua program tersebut menjadi bagian dari kebijakan pemerintah yang disoroti dalam aksi mahasiswa.

6. Hentikan Pemusatan Kekuasaan dan Kembalikan Otonomi Daerah

Tuntutan keenam berkaitan dengan hubungan pemerintah pusat dan daerah.

BEM UI meminta penghentian pemusatan kekuasaan serta menyoroti pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD). Mereka juga meminta agar otonomi daerah dikembalikan.

7. Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Sumatra dan Flores

Isu kebencanaan turut menjadi perhatian BEM UI.

Dalam tuntutannya, mahasiswa meminta pemerintah menetapkan status bencana nasional untuk Sumatra dan Flores, sekaligus mempercepat proses pemulihan wilayah yang terdampak bencana.

Dengan tuntutan ini, BEM UI menempatkan penanganan serta pemulihan pascabencana sebagai salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian pemerintah.

8. Hentikan Represivitas dan Intervensi TNI-Polri di Ruang Sipil

Tuntutan terakhir berkaitan dengan aparat negara. BEM UI meminta agar tindakan represif dan intervensi TNI-Polri di ruang sipil dihentikan.

Selain itu, tuntutan kedelapan juga mencakup pembubaran Yonif Teritorial Pembangunan (YON TP).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist