Kronologi Ayah di Singapura Dorong Lansia karena Usap Kepala Anaknya

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Sebuah kejadian di Singapura mendadak jadi sorotan, setelah video seorang pria lansia yang didorong hingga terjatuh beredar di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi setelah sang lansia mengusap kepala seorang anak perempuan, yang berada di sebuah tempat makan.

Kejadian ini melibatkan seorang pria lansia berusia 73 tahun dan seorang pria berusia 40 tahun yang disebut sebagai ayah dari anak tersebut. Insiden berlangsung di kawasan East Coast Road, Singapura, pada Sabtu, 15 Agustus 2026 sekitar pukul 16.40 waktu setempat.

Kejadian bermula ketika pria lansia tersebut melihat seorang anak perempuan yang menurutnya terlihat menggemaskan. Ia kemudian mengusap kepala anak tersebut.

Pria lansia itu diketahui merupakan pemilik kedai mi di sekitar East Coast Road. Menurut keterangannya, tindakan tersebut dilakukan karena ia merasa anak itu lucu. Ia juga mengatakan bahwa orang lanjut usia memang terkadang punya kebiasaan menepuk atau mengusap kepala anak-anak kecil.

Namun, tindakan yang dianggap sebagai bentuk spontan tersebut ternyata memicu persoalan. Setelah sang ayah mengetahui kejadian itu, terjadi ketegangan antara dirinya dengan pria lansia tersebut.

Dalam rekaman CCTV, pria berusia 40 tahun tersebut terlihat menghampiri lansia yang sebelumnya mengusap kepala anaknya. Situasi kemudian berujung pada tindakan fisik hingga pria lansia itu jatuh ke tanah.

Kejadian tersebut berlangsung di area sekitar 50 East Coast Road, Singapura. Rekaman CCTV dari insiden tersebut kemudian menjadi perhatian setelah pihak kedai makanan meminta bantuan masyarakat melalui media sosial untuk mengidentifikasi pria yang terlibat.

Kabar tersebut akhirnya menyebar luas dan memunculkan beragam reaksi dari warganet. Banyak yang ikut membicarakan kejadian tersebut, terutama karena insiden bermula dari tindakan sederhana ketika seorang lansia mengusap kepala anak kecil.

Yang membuat kejadian ini semakin memprihatinkan, pria lansia tersebut mengaku baru merasakan sakit pada bagian punggung beberapa jam setelah terjatuh.

Meski mengalami rasa sakit, ia masih bisa kembali bekerja setelah mengonsumsi obat pereda nyeri. Pria tersebut bahkan menggambarkan dirinya sebagai orang yang pekerja keras dan mengatakan biasanya tetap bekerja sepanjang tahun tanpa banyak mengambil waktu libur.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena korban merupakan seorang lansia. Benturan atau jatuh yang dialami orang lanjut usia tentu tidak bisa dianggap sepele, meski pada awalnya korban masih terlihat mampu beraktivitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist