Si Jalak Harupat, Ini Kisah Otto Iskandardinata Pahlawan Kebanggaan Bandung

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Dari tanah Pasundan, tepatnya di Bojongsoang, Kabupaten Bandung, lahir seorang tokoh besar Otto Iskandardinata yang kelak akan menjadi salah satu pahlawan nasional Indonesia.

Otto Iskandardinata sendiri merupakan seorang pejuang kemerdekaan, yang dikenal dengan julukan gagah “Si Jalak Harupat”.

Julukan ini bukan tanpa alasan, diberikan karena keberanian dan ketegasan Otto Iskandardinata dalam membela kebenaran, serta semangat perjuangannya yang tak pernah padam. Layaknya ayam jantan (jalak) yang selalu bersuara lantang (harupat), Otto tak gentar menyuarakan aspirasi rakyat dan menentang penjajahan.

Lahir pada 31 Maret 1897, Otto Iskandardinata tumbuh dalam lingkungan yang kental dengan nilai-nilai patriotisme. Pendidikan awalnya ditempuh di Hollandsch Inlandsche School (HIS) Bandung, lalu melanjutkan ke Kweekschool (Sekolah Guru) di Purworejo.

Setelah lulus, ia sempat mengajar di beberapa sekolah, namun panggilan untuk berjuang bagi bangsanya jauh lebih kuat.

Otto mulai aktif dalam pergerakan nasional sejak muda. Ia bergabung dengan berbagai organisasi pergerakan, seperti Paguyuban Pasundan, sebuah organisasi sosial-budaya Sunda yang kemudian berkembang menjadi organisasi politik.

Di Paguyuban Pasundan, Otto menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan kepedulian yang mendalam terhadap nasib rakyat. Ia vokal menyuarakan hak-hak pribumi, dan mengkritik kebijakan kolonial Belanda yang merugikan.

Salah satu panggung terbesar bagi Otto untuk menyuarakan aspirasinya adalah Volksraad (Dewan Rakyat), sebuah parlemen semu yang dibentuk oleh pemerintah kolonial Belanda.

Meski Volksraad memiliki kekuasaan terbatas, Otto memanfaatkannya dengan maksimal sebagai mimbar untuk menyampaikan pidato-pidato berapi-api, yang membangkitkan semangat nasionalisme.

Ia tak segan mengkritik tajam kebijakan-kebijakan kolonial, termasuk soal pajak yang memberatkan rakyat dan kurangnya kesempatan bagi pribumi dalam pemerintahan.

Keberaniannya ini membuatnya disegani lawan maupun kawan, dan julukan “Si Jalak Harupat” semakin melekat padanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist