BRANDA.CO.ID – Kenyamanan berkendara di malam hari merupakan harapan setiap masyarakat.
Sebab, suasana jalan yang gelap dapat menimbulkan rasa waswas dan berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas pun tindak kriminal.
Kondisi ini tak luput dari perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur.
Perlahan tapi pasti, mereka mulai menyalakan kembali cahaya harapan.
Sejumlah Penerangan Jalan Umum (PJU) yang selama ini mati, satu per satu diperbaiki. Titik-titik rawan mulai dipetakan, dan rencana penambahan PJU pun disiapkan.
“Kami tidak hanya menyasar ruas kabupaten, tetapi juga provinsi dan nasional,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Cianjur, M. Iqbal Safarudin, saat ditemui wartawan, Kamis (12/6/2025).
Langkah ini bukan semata tugas rutin pemerintah. Di balik perbaikan itu, ada kesadaran bahwa cahaya bisa menjadi pelindung.
Salah satu fokus Dishub adalah kawasan perkotaan. Mulai dari daerah Lampu Gentur hingga jalan penghubung antar-kecamatan, semua sedang dalam tahap pemeriksaan dan perbaikan.
“Ternyata masih banyak PJU yang tidak berfungsi, termasuk di jalan nasional. Walaupun itu kewenangan kementerian, kami tetap berusaha melakukan perbaikan,” kata Iqbal.
Namun, pekerjaan belum selesai. Tahun ini, Dishub Cianjur juga merancang penambahan PJU di sejumlah titik baru.
Prioritasnya akan diberikan pada wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Penambahan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Kami sedang memetakan agar semua yang benar-benar membutuhkan bisa jadi prioritas,” jelas Iqbal.
Saat ini, sekitar 11.000 titik PJU telah terpasang di seluruh Kabupaten Cianjur. Tapi bagi Dishub, angka itu masih jauh dari cukup. Jalan-jalan penghubung antar-kabupaten dan antar-kecamatan, terutama yang minim penerangan, masih menjadi tantangan besar.***

