BRANDA.CO.ID – John Herdman resmi menjadi pelatih baru Timnas Indonesia, setelah pengumuman yang dibuat oleh PSSI pada 3 Januari 2026.
Penunjukan John Herdman disambut antusias oleh federasi dan pendukung tim Merah Putih, karena rekam jejaknya yang tergolong langka dan impresif di pentas dunia, terutama dalam membawa sebuah negara tampil di ajang sepak bola terbesar.
John Herdman yang lahir pada 19 Juli 1975 di Consett, Inggris, bukan sembarang pelatih. Ia dikenal sebagai salah satu pelatih sepak bola internasional, yang memiliki pengalaman luas menangani tim nasional dengan prestasi membanggakan.
Rekam jejaknya mencakup berbagai pencapaian di level tim nasional baik putra maupun putri, membuat namanya menjadi sorotan media dan pengamat sepak bola global.
Karier kepelatihan Herdman dimulai jauh sebelum ia datang ke Indonesia. Ia pertama kali meniti karier sebagai pelatih tim nasional putri Selandia Baru pada pertengahan tahun 2000, dan mendapatkan pengalaman penting dalam pembinaan tim nasional.
Namun namanya benar‑benar melejit ketika ia dipercaya menangani Timnas Putri Kanada, di mana ia berhasil membawa tim tersebut tampil di ajang Piala Dunia FIFA dan meraih medali perunggu pada dua edisi Olimpiade secara berturut‑turut, yaitu pada Olimpiade 2012 di London dan Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro.
Prestasi itu merupakan bukti kemampuan Herdman dalam memaksimalkan potensi tim, di level tertinggi kompetisi olahraga.
Puncak dari perjalanan karier John Herdman datang saat ia mengambil alih tim nasional putra Kanada. Di bawah arahannya, Kanada mampu kembali ke FIFA World Cup 2022 di Qatar setelah absen selama 36 tahun.
Kini Herdman tidak hanya menjadi pelatih untuk tim senior Indonesia, tetapi juga diberikan tanggung jawab untuk menangani Tim U‑23, sebuah strategi PSSI untuk menciptakan kesinambungan antara pembinaan pemain muda dan kekuatan tim utama.
Kabarnya durasi kontraknya mencakup periode hingga 2028 dengan opsi perpanjangan sampai 2030, meskipun PSSI sendiri belum merilis rincian lengkapnya.
Peran ganda ini menunjukkan kepercayaan besar federasi terhadap kemampuan Herdman, untuk membangun proyek jangka panjang menuju target‑target besar, termasuk keikutsertaan di kompetisi seperti Piala AFF, FIFA Match Day, dan persiapan menuju Piala Dunia 2030.

