BRANDA.CO.ID – Pemerintah Kota Sukabumi berupaya menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di Pasar Lembursitu dengan memberikan fasilitas lapak dan kios secara gratis kepada masyarakat yang ingin berjualan.
Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki saat membuka Festival Ekonomi Semesta (FESTA) 2026 yang digelar oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Sukabumi (Diskumindag), Rabu (5/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Ayep menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi tidak akan memungut biaya sewa maupun retribusi bagi pedagang yang ingin menempati kios di Pasar Lembursitu.
“Pasar ini kita gratiskan, tidak ada sewa atau retribusi. Tapi tolong jaga kebersihannya,” ujar Ayep.
Ia menjelaskan, masyarakat yang berminat untuk berdagang di pasar tersebut dapat langsung mendaftarkan diri melalui Diskumindag Kota Sukabumi selaku pengelola pasar.
“Pengelolaan pasar ini masih di bawah Diskumindag. Jadi silakan daftar jika berminat,” katanya.
Menurut Ayep, kebijakan penggratisan kios tersebut merupakan salah satu langkah strategis untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meramaikan Pasar Lembursitu yang saat ini belum optimal.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada persyaratan khusus bagi masyarakat yang ingin berjualan. Siapa pun dipersilakan mendaftar, dengan prioritas diberikan kepada warga Kota Sukabumi.
“Tidak ada persyaratan khusus. Siapapun boleh berjualan di sini. Yang penting mendaftar dan diutamakan warga Kota Sukabumi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Diskumindag Kota Sukabumi, Een Rukmini, menuturkan bahwa Pasar Lembursitu memiliki total 79 lapak yang terdiri dari 53 kios dan 26 los.
Menurutnya, sebagian besar lapak tersebut saat ini masih tersedia sehingga masyarakat yang ingin membuka usaha di pasar tersebut dipersilakan segera mendaftar.
“Terdapat 79 lapak yang terdiri dari 53 kios dan 26 los. Saat ini masih kosong, jadi silakan bagi yang berminat untuk segera mendaftar,” singkatnya.***

