BRANDA.CO.ID – Suku Wajak adalah salah satu suku tertua yang pernah ada di Indonesia, dengan jejak sejarah yang ditemukan di Desa Wajak, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Suku Wajak diyakini sebagai tempat tinggal dan berkembangnya masyarakat Homo Wajakensis, manusia purba yang hidup ratusan ribu hingga juta tahun lalu.
Keberadaan suku Wajak pertama kali diketahui melalui penemuan fosil manusia purba oleh peneliti B.D. Von Rietschoten pada 24 Oktober 1888. Fosil yang ditemukan berupa tengkorak, rahang bawah, dan tulang leher manusia Wajak di lereng pegunungan karst Kecamatan Campurdarat.
Suku Wajak dikenal sebagai masyarakat yang memiliki peradaban tinggi pada masanya. Hal ini dibuktikan dengan adanya praktik penguburan jenazah, yang menunjukkan adanya kepercayaan terhadap kehidupan setelah mati.
Selain itu, mereka juga dikenal sebagai pemburu ulung yang tinggal di gua-gua dekat pantai atau rawa-rawa, memanfaatkan sumber daya alam sekitar untuk bertahan hidup.
Sekitar 20.000 tahun lalu, suku ini menghilang dari peredaran. Beberapa teori menyebutkan bahwa mereka berpindah ke Jepang, tepatnya di Pulau Ainu dan Pulau Jumono, setelah terjadi letusan tiga gunung berapi besar di Indonesia, Gunung Toba, Gunung Dumpo, dan Gunung Krakatau—yang menyebabkan bencana tsunami.
Meskipun telah lama menghilang, masyarakat sekitar Desa Wajak masih mempercayai keberadaan suku Wajak. Mereka mengenang suku ini sebagai kelompok yang cerdas, dan mampu menyeberangi samudra menggunakan perahu sampan dari pohon besar yang dilubangi.

