Cianjur Siap Bangun Waste to Energy, Olah 1.000 Ton Sampah Jadi Listrik

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur kerjasama dengan Dananatara RI untuk membangun West To Energy (WTE) untuk di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Mekarsari, Cikalongkulon

Proyek WTE tersebut direncanakan mampu menghasilkan sebesar 50 ribu Mega Watt Listrik.

Kepala DLH Kabupate Cianjur Komarudin menjelaskan, pihaknya telah menggelar rapat dengan Danantara RI terkait rencana pembangunan WTE di TPAS Mekarsari.

“Hasil rapat kemarin dengan Danantara, kita hanya wajib menyediakan lahan, dan pasokan sampah sebanyak 1.000 ton per hari,” kata Komarudin pada, Kamis, 6 November 2025.

Menurutnya, dari 1.000 ton sampah yang diolah tersebut mampu menghasilkan listrik hingga sebesar 50 ribu watt listik, dan Pemkab Cianjur bakal mendapatkan keuntungan hasil penjualan listrik sekitar 0,5 persen.

“Jadi, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 109 Tahun 2025, PLN wajib untuk membeli listrik dari hasil pengelolaan sampah tersebut. Semua ada hitung-hitunganya,” katanya.

Dia mengatakan, berdasarkan data yang tercatat timbulan sampah yang ada di TPAS Merkarsari mencapai 1.200 ton. Sedangkan sampah yang ada dimasyarakat sebesar 600 ton per hari.

“Sedangkan kita, sementara ini mampu mengelola 300 ton sampah per hari. Karena terkendala dengan lahan, dan kebutuhan lahan di TPAS Mekarsari mencapai 100 hektar,” katanya.

Komarudin mengatakan, Pemkab Cianjur dan dinas terkait hingga saat ini masih berupaya untuk melalukan upaya pembebasan lahan di TPAS Mekarsari.

“Kita harap, pembesan lahan dapat diselesaikan secepatnya. Karena Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Cianjur luas untuk seluas 100 hektar, supaya rencana pembangunan WTE dapat terlaksana,” kata dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist