Akhir Sebuah Era, Lee Biscuits Tutup Setelah 92 Tahun Produksi Biskuit

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Pabrik biskuit legendaris Lee Biscuits di Pontian, Johor, Malaysia, akan tutup pada akhir Oktober 2026 setelah 92 tahun beroperasi. Perusahaan yang dikenal melalui produk biskuit Marie tersebut menghentikan produksi, sebagai bagian dari restrukturisasi bisnis grup induknya.

Lee Biscuits merupakan merek biskuit yang telah dikenal selama puluhan tahun di Malaysia dan Singapura. Selain biskuit Marie, merek ini juga memiliki sejumlah produk lain seperti saltine crackers, iced gem biscuits, lemon sandwich biscuits, hingga banana tarts.

Penutupan pabrik Lee Biscuits di Pontian menjadi akhir dari perjalanan panjang perusahaan yang telah berdiri sejak 1934. Pabrik tersebut dijadwalkan menghentikan kegiatan produksi dan ditutup pada akhir Oktober 2026.

Kabar penghentian produksi mulai diketahui pemasok dan pelanggan sejak September 2026. Para pemasok dan pelanggan menerima pemberitahuan mengenai rencana penghentian produksi, sementara perusahaan juga dilaporkan mulai melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan.

Sekitar 300 pekerja dilaporkan masih bertugas hingga akhir Oktober. Mereka terutama menangani pekerjaan pembersihan serta berbagai tugas yang berkaitan dengan proses penutupan fasilitas pabrik.

Keputusan menutup pabrik Biscuits ini disebut berkaitan dengan restrukturisasi yang dilakukan grup induknya. Grup tersebut dilaporkan ingin keluar dari bisnis produksi makanan ringan, melakukan konsolidasi aset, dan memusatkan perhatian pada bisnis utama seperti karet dan kelapa sawit.

Penutupan pabrik biskuit tersebut juga bukan satu-satunya fasilitas bisnis makanan dari grup yang berhenti beroperasi dalam beberapa tahun terakhir.

Pada November 2023, grup yang sama menutup pabrik pengalengan nanas Lee Pineapple di Skudai, Johor. Langkah tersebut dilakukan ketika perusahaan mulai mengalihkan fokus bisnisnya ke sektor perkebunan kelapa sawit.

Menjelang penghentian produksi, manajemen pabrik Lee Biscuits sempat menggelar sejumlah penjualan penghabisan stok selama sekitar dua pekan.

Penjualan tersebut dilakukan setelah keputusan penghentian operasional dibuat. Diketahui, seluruh persediaan biskuit di gudang pabrik kemudian habis terjual.

Kondisi tersebut membuat sejumlah konsumen yang masih ingin mendapatkan produk Lee Biscuits harus mencarinya melalui toko ritel atau platform penjualan daring. Pasalnya, meskipun pabrik berhenti beroperasi, sejumlah produk Lee Biscuits masih ditemukan di pasaran.

Namun, hingga laporan mengenai penutupan tersebut diterbitkan, belum ada kepastian mengenai rencana produksi Lee Biscuits setelah pabrik Pontian ditutup.l

Lee Biscuits didirikan pada 1934 oleh Lee Kong Chian, pengusaha sekaligus filantropis asal Singapura. Merek tersebut pada awalnya menjalankan kegiatan produksi di Singapura selama sekitar 21 tahun.

Pada 1955, kegiatan produksi dipindahkan ke Malaysia, tepatnya ke Tampoi, Johor Bahru. Perpindahan tersebut dilakukan untuk memanfaatkan rantai pasok pertanian serta fasilitas industri di Malaysia.

Produksi Lee Biscuits kemudian kembali berpindah lokasi pada 2005, dari Tampoi ke Pontian, Johor. Pabrik di Pontian inilah yang akhirnya menjadi fasilitas produksi terakhir Lee Biscuits sebelum ditutup pada akhir Oktober 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist