BRANDA.CO.ID – Semangat kebersamaan dan geliat ekonomi kerakyatan terasa hangat di Alun-alun Cianjur pada perhelatan Jambore Koperasi dan UMKM Expo Business Micro Competition (BMC) Tahun 2025.
Ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai penjuru Cianjur berkumpul, berbagi inspirasi, dan memamerkan karya terbaik mereka dalam ajang tahunan yang penuh warna ini.
Digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Cianjur ke-348 serta HUT Provinsi Jawa Barat ke-80 digelar di Lapang Prawatasari, Selasa (2/7/2025).
kegiatan ini bukan sekadar seremoni biasa. Lebih dari itu, jambore ini menjadi simbol nyata bagaimana koperasi dan UMKM menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Di tengah semarak stand-stand pameran, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, hadir langsung memberikan dukungan.
Kehadiran Bupati didampingi jajaran Forkopimda, Wakil Bupati, dan para pejabat daerah, kehadiran mereka seolah menjadi suntikan semangat bagi para pelaku usaha yang selama ini menjadi garda terdepan ekonomi kerakyatan.
“Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa koperasi dan UMKM memegang peranan penting dalam membangkitkan ekonomi Cianjur. Mereka bukan hanya sekedar penggerak roda ekonomi, tetapi bagian dari denyut nadi masyarakat kita,” ungkap Bupati dengan penuh keyakinan.
Ia menegaskan, pertumbuhan ekonomi Cianjur tak lepas dari kontribusi para pelaku UMKM yang terus berinovasi meski menghadapi berbagai tantangan. “Sektor UMKM sangat membantu pertumbuhan ekonomi Cianjur, dan kami berkomitmen untuk terus mendukungnya,” tambahnya.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Cianjur, Dedi Supriadi, menyebutkan bahwa Jambore ini adalah wujud perhatian serius pemerintah dalam membangun ekosistem usaha yang kuat. Business Micro Competition (BMC), salah satu rangkaian kegiatan, bukan hanya ajang unjuk gigi produk lokal, tapi juga menjadi wadah pembelajaran dan kolaborasi antar pelaku usaha.
“Lewat BMC, kami ingin mendorong pelaku UMKM agar semakin kreatif, inovatif, dan berdaya saing. Ini adalah panggung bagi mereka untuk naik kelas,” ujar Dedi.
Suasana acara semakin meriah dengan berbagai perlombaan, edukasi bisnis, talk show, hingga sesi berbagi kisah sukses dari pelaku UMKM yang telah berhasil menembus pasar lebih luas. Tak hanya sebagai ajang pameran, Jambore Koperasi dan UMKM ini juga menjadi ruang inspirasi dan kolaborasi yang membawa harapan besar bagi masa depan ekonomi Cianjur.
Dengan digelarnya kegiatan ini, Pemkab Cianjur berharap ekosistem UMKM semakin solid, mampu bertahan, bahkan berkembang dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat. Jambore Koperasi dan UMKM 2025 menjadi bukti bahwa dari Cianjur, ekonomi kerakyatan bisa tumbuh, kuat, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.***

