BRANDA.CO.ID — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur mendorong peningkatan kompetensi pemandu dan porter wisata melalui pelatihan serta sertifikasi profesi.
Langkah ini dinilai penting untuk mewujudkan pariwisata alam yang aman, profesional, dan berkelanjutan.
Kepala Disbudpar Cianjur, Ayi Reza Addairobi, menjelaskan bahwa pemandu dan porter yang terlatih memiliki peran besar dalam menjaga keselamatan wisatawan sekaligus melindungi kelestarian alam.
“Pemandu dan porter yang terlatih dapat memastikan wisatawan mengikuti praktik trekking yang bertanggung jawab dan tidak merusak lingkungan,” ujar Reza dalam keterangan tertulisnya, belum lama ini.
Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga menambah wawasan budaya dan sosial yang dapat memperkaya pengalaman wisatawan.
“Mereka tidak sekadar memandu, tapi juga menjadi duta budaya. Mereka mengenalkan sejarah, tradisi, dan nilai-nilai lokal yang membuat wisata di Cianjur terasa lebih otentik,” jelasnya.
Reza menambahkan, sertifikasi profesi menjadi bukti kualifikasi resmi yang diakui secara nasional, sehingga membuka peluang kerja lebih luas bagi pemandu dan porter lokal.
“Sertifikasi meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan diri di mata wisatawan maupun pelaku industri pariwisata,” katanya.
Selain itu, ia menekankan bahwa penggunaan tenaga lokal dalam sektor wisata juga membantu menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar destinasi wisata.
“Mempekerjakan pemandu dan porter lokal berarti ikut mendukung ekonomi masyarakat dan memperkuat prinsip pariwisata berkelanjutan,” tutur Reza.
Program tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam mencetak tenaga profesional yang siap bersaing di dunia pariwisata sekaligus menjadi penjaga ekosistem wisata alam Cianjur.***

