BRANDA.CO.ID – Rabu pagi (11/2/2026) suasana di Sekretariat PWI Kota Sukabumi, Komplek Gedung Pemuda, terasa berbeda. Di tengah peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), langkah-langkah berseragam cokelat memasuki ruangan dengan senyum dan sapaan hangat.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo, hadir bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Sukabumi Kota. Bagi AKBP Sentot, kunjungan itu bukan sekadar agenda seremonial. Itu adalah hari ketiganya bertugas di Kota Sukabumi—dan ia memilih memulainya dengan bersilaturahmi ke rumah para pewarta.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa mengunjungi langsung rekan-rekan PWI Kota Sukabumi dalam momen Hari Pers Nasional. Kebetulan ini hari ke-3 kami bertugas di Polres Sukabumi Kota,” ujarnya, membuka percakapan dalam suasana akrab.
Di ruangan yang dipenuhi canda ringan namun tetap khidmat, perbincangan mengalir tentang satu hal yang sama-sama mereka jaga: kepercayaan publik. Bagi Kapolres, pers bukan sekadar penyampai kabar, melainkan mitra strategis dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara kepolisian dan insan pers. Di tengah derasnya arus informasi digital di mana kabar benar dan hoaks kerap berkejaran kolaborasi menjadi kunci. Informasi yang cepat harus tetap akurat; yang tegas harus tetap berimbang.
“Pers memiliki peran vital dalam membangun opini publik yang sehat, termasuk mendukung tugas-tugas kepolisian, terutama dalam penyebarluasan informasi kamtibmas,” ungkapnya.
Ketua PWI Kota Sukabumi, Ikbal Zaelani Saptari, menyambut kehadiran Kapolres dengan hangat. Baginya, kunjungan tersebut adalah simbol penghargaan terhadap peran pers sekaligus penanda awal hubungan yang ingin dibangun secara profesional dan terbuka.
“Alhamdulillah kita tadi telah bersilaturahmi dengan Kapolres Sukabumi Kota beserta jajarannya. Kita juga berdiskusi terkait jalinan sinergitas antara pewarta dan aparatur penegak hukum,” kata Ikbal.
Ia menegaskan, sinergitas tidak berhenti pada publikasi kegiatan kepolisian. Lebih dari itu, ada tanggung jawab bersama dalam menjaga keterbukaan informasi, perlindungan terhadap kerja jurnalistik, serta komitmen merawat stabilitas daerah.
Momentum HPN 2026 yang bertepatan dengan usia 80 tahun PWI menjadi refleksi penting bagi insan pers untuk terus memegang teguh profesionalisme, integritas, dan independensi. (Her)

