Viral Resbob Hina Suku Sunda dan Persib, Netizen Meradang

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BRANDA.CO.ID – Jagat media sosial kembali diramaikan oleh sebuah video viral yang menampilkan Resbob atau Adimas Firdaus, menghina Suku Sunda dan klub sepak bola Persib Bandung.

Dalam potongan video yang beredar luas, Resbob tampak melakukan siaran langsung sambil mengemudi mobil dan menghirup vape, ketika ia mengeluarkan kata-kata kasar yang menyasar identitas suku dan komunitas suporter Persib, yang dikenal dengan sebutan Viking.

Pernyataan Resbob tersebut mempertontonkan hinaan yang mengejutkan publik, termasuk pernyataan seperti “Viking anj***” dan “Semua orang Sunda anj***,” yang langsung memancing reaksi keras dari warganet di berbagai platform media sosial.

Aksi kontroversialnya tersebut tidak hanya memicu kecaman dari netizen biasa, tetapi juga seruan untuk tindakan hukum. Banyak komentar di jagat maya yang menuntut agar ia diproses secara pidana karena dianggap telah melakukan ujaran kebencian dan penghinaan berbasis SARA.

Respons publik menunjukkan betapa sensitifnya penghinaan terhadap identitas budaya dan kelompok pendukung sepak bola di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan suku Sunda dan Persib Bandung, yang memiliki basis massa besar di Jawa Barat dan sekitarnya.

Selain gelombang kecaman langsung dari netizen, kasus ini juga telah memicu reaksi dari tokoh publik di tingkat regional.

Wakil Gubernur Jawa Barat secara tegas mendesak pihak kepolisian, untuk segera menindaklanjuti dugaan ujaran kebencian tersebut dan menangkap pemilik akun yang terlibat, agar pelanggaran SARA tidak berlanjut dan menimbulkan konflik sosial yang lebih luas.

Tekanan publik semakin besar seiring dengan laporan resmi yang disiapkan oleh advokat bobotoh Persib, untuk melaporkan Resbob ke polisi atas tuduhan penghinaan terhadap suku Sunda dan pendukung sepak bola tersebut.

Nama Resbob sendiri bukanlah sosok yang asing di dunia konten digital Indonesia, karena ia sebelumnya sudah terlibat dalam kontroversi lain yang melibatkan tuduhan pencemaran nama baik.

Namun, ujaran kebencian yang terekam dalam video terbaru ini menempatkan dirinya kembali di pusat perdebatan publik dan hukum, khususnya terkait batasan kebebasan berekspresi di ruang publik digital.

Hingga kini publik masih menunggu apakah Resbob akan memberikan klarifikasi atau permintaan maaf resmi atas ucapannya, yang dinilai kasar dan provokatif tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add New Playlist